Pemangkasan Gaji TKS PALI Perlu Dikaji Ulang

Devi Hariyanto SH MH
Devi Hariyanto SH MH

PALI, KoranSN

Rencana pemerintah Kabupaten PALI memangkas honor Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di tahun ini, membuat wakil rakyat di Kabupaten PALI angkat bicara. Dewan menilai, langkah Pemkab PALI dalam memangkas gaji sebesar 50 persen tersebut perlu dipertimbangkan secara matang.

Hal ini diungkapkan Wakil ketua DPRD PALI Devi Hariyanto, ditemui, Rabu (13/1/2016).

“Walaupun memang kondisi kita sedang defisit, namun tolong pikirkan kesejahteraan TKS, saya rasa honor yang diterima selama ini sebesar Rp 600 ribu masih kurang dan itupun sering telat dibayarkan, apalagi nanti kalau di potong 50 persen,” ungkapnya.

Diakui Devi, tahun ini anggaran untuk membayar honor TKS sebesar Rp 20 miliar lebih, menurun dari tahun lalu di kisaran Rp 37 miliar.

Baca Juga :   Pembangunan Balai Desa, 3 Bulan Hanya Ada Batu & Pasir

“Memang kalau harus dibayar Rp 600 ribu dana itu pasti kurang, namun pada perubahan nanti pada bulan September, bisa dianggarkan untuk honor TKS. Saya mengerti hal ini direncanakan pemkab untuk menutupi defisit, namun alangkah baiknya dipertimbangkan terlebih dahulu, mengingat biaya hidup sekarang ini tidak murah,” ungkap politisi Partai Demokrat ini.

Sementara dari pantauan media ini dibeberapa kantor SKPD tampak raut muka lesu terlihat dari beberapa TKS yang bekerja disana.

“Kami serba bingung pak, honor kami yang dua bulan ini saja belum dibayar, dan sekarang dapat kabar akan dipangkas 50 persen, bagaimana jadinya nasib kami, bertahan disini sudah jelas tidak mencukupi untuk biaya hidup kami, mau pindah profesi atau nyadap karet, kebun tidak ada,” keluh salahsatu TKS yang enggan ditulis namanya.

Baca Juga :   Albert Jordan Juara Lomba Lari 10 KM

Ia hanya bisa pasrah menunggu kebijakan pemerintah kabupaten PALI. “Pasrah bae sekarang pak,” tandasnya. (ans)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Lewat Postingan Video, Bupati PALI Pesan Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan

PALI, KoranSN Melalui postingan video berdurasi empat menit lebih yang beradar di tengah masyarakat Kabupaten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.