Pembebasan Lahan Musi IV & Musi VI Terkendala Dana



Suasana pemukiman warga yang berada di kawasan pembangunan Jembatan Musi VI. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Pembangunan dua mega proyek untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di Kota Palembang yakni, Jembatan Musi IV dan Jembatan Musi VI nampaknya akan terkendala. Sebab, pemerintah saat ini sedang kekurangan dana guna menyelesaikan pembebasan lahan yang ada di sekitaran lokasi pembangunan.

Kepala PPTK Jembatan Musi IV, Suwarno, Kamis (4/1/2018) menuturkan, untuk pembebasan lahan dari Jalan Slamet Riyadi kawasan Seberang Ilir sepanjang 1.129 meter sampai ke Jalan KH Azhari, semuanya sudah dibebaskan. Akan tetapi, dari Jalan KH Azhari ke Jalan A Yani sepanjang 874 meter, lahan tersebut belum dibebaskan.

“Pada bulan Oktober kemarin wilayah Jalan KH Azhari menuju Jalan A Yani dijanjikan sudah dibebaskan, bahkan kita juga sudah menargerkan pengerjaan di kawasan tersebut pada Januari 2018 ini mencapai 40 persen. Namun, saat ini realisasinya masih 0 persen. Jadi jalan akses terancam dipotong dari kontrak awal pengerjaannya sepanjang 2 Km,” jelas Suwarno.

Lanjut Suwarno, secara keseluruhan, pengerjaan Jembatan Musi IV per 30 Desember telah mencapai 67,839 persen. Dimana, hal ini melenceng dari target sebelumnya, bahwa akhir tahun 2017 harusnya sudah mencapai 68 persen.

Ia menyebutkan, bahwa nilai kontrak awal Jembatan Musi IV yakni, Rp 577 miliar namun baru dicairkan Rp 377 miliar, kemudian untuk sisa dana pengerjaan jembatan yakni Rp 166 miliar. Dimana dana ini diluar dari dana pembebasan lahan Jalan KH Azhari menuju Jalan A Yani yang membutuhkan dana Rp 132 miliar.

“Jadi kita pesimis pengerjaan Musi IV sampai Jalan A Yani akan selesai untuk mensukseskan Asian Games. Namun untuk akses menuju jalan utama guna optimalisasi terancam dipotong, lantaran kontraktor tidak mau didenda karena tidak salah,” ujarnya.

Baca Juga :   Kejati Tegaskan Segera Ungkap Siapa Saja Pihak Bertanggung Jawab Terkait Dugaan Korupsi KONI Sumsel 2021

“Pada bulan Juli 2018 bisa beroperasi karena kita juga menunggu dari pihak komisi jembatan untuk melakukan loading tes, setelah itu baru bisa di buka, tetapi hanya mencapai Jalan KH Azhari tidak sampai Jalan A Yani,” tambah Suwarno.

Suwarno mengatakan, pihaknya mengerjakan Jembatan Musi IV ini dibagi dalam 2 sift bahkan 3 sift, mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Sedangkan sift berikutnya dari pukul 21.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB. Dimana saat ini sedang fokus dalam pemasangan box girder dan apabila telah terpasang, ditargetkan bulan April bisa langsung memasang kabel stay pada jembatan.







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Klinik Lapas Kelas I Palembang Raih Akreditasi Paripurna

Palembang, KoranSN Klinik Pratama Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Palembang (Lapas Merah Mata) torehkan prestasi membanggakan …

error: Content is protected !!