Pembobol Gudang Pancing Diringkus





Kapolsek IT II Palembang, Mario Invary saat menginterogasi kedua tersangka. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, Koransn

Faisol (33) dan M Andi Uzair (31), komplotan bobol gudang pancing di kawasan Jalan Selamet Riyadi Palembang diringkus petugas Sat Reskrim Polsek IT II Palembang.

Kedua tersangka yang tercatat sebagai warga Jalan Selamet Riyadi Lorong Sungai Jeruju Kelurahan Batu Kecamatan IT II ini, dibekuk di kediaman mereka masing-masing.

Kapolsek IT II Palembang, Mario Invary, Jumat (7/8/2020) mengatakan, kedua tersangka ditangkap pihaknya hasil dari penyelidikan atas aksi pencurian stik pancing yang dilakukan kedua tersangka di gudang pancing.

“Kedua tersangka ini membobol gudang pancing lalu mencuri stik pancing. Dalam kasus ini keduanya dijerat Pasal 363 KUHP,” tegas Kapolsek.

Masih dikatakannya, dari pengakuan kedua tersangka jika aksi pencurian tersebut baru pertama dilakukan kedua tersangka, dan keduanya mengaku hanya mencuri 17 unit stik pancing.

Baca Juga :   Sidang OTT Bupati Muara Enim, Jaksa Ungkap Aliran Suap ke Ketua DPRD, Kadis PUPR Hingga Ketua Lelang

“Akan tetapi, dari penyelidikan yang dilakukan diduga kedua tersangka ini sudah sering mencuri di gudang tersebut hingga total kerugian korban mencapai Rp 300 juta. Dari itulah kami masih terus melakukan pendalaman penyelidikan terkait kasus pencurian yang dilakukan oleh kedua tersangka ini,” tandasnya.

Sementara tersangka Faisol mengatakan, dalam pencurian tersebut dirinya dan rekannya tersangka M Andi Uzair mencuri 17 stik pancing dari dalam gudang pancing yang berbeda di kawasan Jalan Selamet Riyadi Palembang.

“Saat itu kami baru pulang kerja dari bongkar tenda pecel lele, tepatnya jam 03.00 WIB dini hari. Ketika pulang kami melewati gudang pancing tersebut hingga muncul niat melakukan aksi pencurian itu,” ujarnya.

Baca Juga :   Diduga Korban Begal, Tukang Ojek di Lahat Tewas dengan Dua Luka Tusukan

Diakui tersangka, untuk 17 stik pancing hasil curian semuanya hanya dijualkannya seharga Rp 200 ribu.

“Uangnya kami bagi dua untuk beli rokok. Baru inilah kami mencuri, itupun tanpa kami rencanakan,” ungkap tersangka. (ded)

 





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejari Masih Selidiki Dugaan Korupsi Dana Desa

Mukomuko, KoranSN Kejaksaan Negeri Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, masih menyelidiki kasus dugaan tindak pidana korupsi dana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!