Pemdes Menangkan Kasus Sengketa Tanah







Kades Bingin Rupit Henki Basyp, bersama dengan Sekcam Rupit, Iskandar saat memasang plang akta tanah diatas tanah yang dipersengketakan. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Kasus sengketa tanah antara Pemerintah Desa (Pemdes) Bingin Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dengan salah satu warga Bingin Rupit berinisial S, akhirnya dimenangkan oleh Pemdes Bingin Rupit.

Tanah yang terletak di Dusun Enam atau tepatnya berada di sisi jalan menuju PT Dendi Marker Indah Lestari Desa Bingin Rupit tersebut dengan luas satu hektar, belakangan ini diklaim oleh salah seorang oknum warga yang berinisial S, ia mengaku bahwa tanah tersebut adalah miliknya.

Kepala Desa (Kades) Bingin Rupit, Henki Basyp menuturkan, asal usul tanah tersebut adalah hasil pembelian pemerintah desa dengan salah seorang warga Bingin Rupit untuk dijadikan aset desa yang status tanahnya milik Desa Bingin Rupit.

“Baru-baru ini tanah itu sempat diblokir oleh sekelompok kecil warga, namun sekarang itu sudah diputuskan hak miliknya oleh Pemerintah Kecamatan Rupit sebagai milik pemerintah Desa Bingin Rupit,” ungkap Kades.

Ia mengatakan, tanah tersebut dibeli Pemdes pada masa kepemimpinan Mahidin selaku kepala desanya, namun surat menyuratnya dibuatkan pada kepemimpinan H. Tcek Ahmad Nawawi di tahun 1992 sebagai kepala Desa Bingin Rupit.

“Jadi, tanah itu sudah sejak lama statusnya menjadi hak milik Desa Bingin Rupit. Sekarang ini Pemerintah Desa Bingin Rupit sudah memegang bukti akta notarisnya,” bebernya.

Baca Juga :   Jelang Perayaan Natal, Polres Lubuklinggau Tempatkan Personel Keamanan di Gereja

Sementara itu Sekretaris Camat (Sekcam) Rupit, Iskandar mengatakan jika permasalahan sengketa tanah di Desa Bingin Rupit beberapa waktu lalu sudah diselesaikan.

“Sekarang ini permasalahan itu sudah selesai, tanah itu sudah ada patok dan sudah dipasangi papan plang berdasarkan surat akta notaris no 08/25/Kec.Rupit/1992,” jelasnya

Sekcam mengungkapkan, alasan selama ini persoalan sengketa tanah itu belum terselesaikan, karena selama ini surat menyuratnya sempat hilang atau tidak tahu keberadaannnya.

“Setelah kita cari lagi surat tersebut, maka ketemulah akta notaris yang menerangkan bahwa tanah itu milik Pemerintah Desa Bingin Rupit,” ceritanya. (snd)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Harga Komoditas Disubsidi Pemkab Muara Enim

Muara Enim, KoranSN Dalam menjaga ketersediaan dan harga bahan pokok terjaga pasca-Iduladha 1445 Hijriah, Pemerintah …

error: Content is protected !!