Pemerhati Satwa Liar Soroti KBS Kembangkan Taman Komodo di Surabaya





Arsip Foto – Sejumlah bayi komodo (Varanus komodoensis) berada di dalam kandang perawatan di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Jawa Timur, Selasa (28/6/2022). KBS menambah koleksi komodo menjadi 134 ekor setelah berhasil menetaskan 29 telur komodo dari dua pasang indukan yang bertelur mulai Juli hingga Agustus 2021. (Foto-Antara)

Surabaya, KoranSN

Pegiat Konservasi dan Pemerhati Satwa Liar Singky Soewadji menyoroti rencana Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) mengembangkan wisata baru Taman Komodo di Kota Pahlawan, Jatim.

Baca Juga :   Wisata Alam Akan Jadi Tren di Era Normal Baru

Singky Soewadji di Surabaya, Sabtu (13/8/2022), mengatakan Komodo adalah satwa liar Appendix I yang sangat dilindungi dan hanya ada di Indonesia.

“KBS adalah satu-satunya lembaga konservasi di dunia yang berhasil dengan sukses menangkarkan dan mengembangbiakkan Komodo hingga berjumlah sekitar 130 ekor lebih,” kata dia.

Ironinya, lanjut dia, hingga saat ini KBS tidak bisa melakukan upaya pemanfaatan untuk kepentingan konservasi Insitu (dalam habitat) maupun Exsitu (di luar habitat).

Sebagai pegiat konservasi dan pemerhati satwa liar, Singky mengaku sejak era zaman Tri Rismaharini menjadi Wali Kota Surabaya, sudah sering melontarkan ide agar Surabaya memanfaatkan Komodo di KBS yang kelebihan populasi itu. Salah satu idenya dengan membuat sebuah Taman Komodo di Surabaya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Kapasitas Tempat Wisata di Jakarta Dipangkas Jadi 25 Persen





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Palembang Kembangkan Potensi Wisata di Perkampungan

Palembang, KoranSN Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan mulai mengembangkan potensi yang ada di kawasan perkampungan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!