Pemerintah AS Akan Beri Kompensasi 6 Digit Bagi Korban Sindrom Havana



Arsip – Sebuah mobil antik melewati Kedutaan Besar AS di Havana, Kuba, 15 Juni 2022. (Foto-Antara/Reuters)

Washington, KoranSN

Pemerintah AS berencana untuk membayar kompensasi kepada para korban Sindrom Havana, gangguan kesehatan aneh yang menimpa diplomat dan agen rahasia AS di seluruh dunia.

Besaran kompensasi mulai dari 100.000 hingga 200.000 dolar AS (Rp2,97 miliar) dan aturan terkait hal itu kemungkinan akan diumumkan dalam waktu dekat, menurut beberapa sumber yang mengetahui rencana itu, Kamis (23/6/2022).

Baca Juga :   COVID-19 Merebak, Tempat Hiburan dan Restoran di Makau Ditutup

Rencana itu muncul setelah Kongres AS mengesahkan Undang-Undang Havana tahun lalu.

UU itu mengizinkan Departemen Luar Negeri, badan intelijen pusat CIA dan badan-badan pemerintah AS lainnya untuk memberikan kompensasi kepada staf dan keluarga mereka yang terkena sindrom itu selama penugasan.

Sekitar 200 diplomat dan staf kedutaan AS serta keluarga mereka di luar negeri diyakini telah terjangkit oleh penyakit misterius itu, yang gejalanya mencakup migrain, mual, kehilangan ingatan dan pusing. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Tanggapi Aturan MA, New York Larang Warga Bawa Senjata di Ruang Publik

New York City, KoranSN Negara bagian New York, Amerika Serikat, pada Jumat (1/7/2022) mengesahkan undang-undang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.