Pemerintah Salurkan Rp 30 Triliun ke Himbara

Kepala OJK Regional Sumbagsel, Untung Nugroho saat media zoom cloud meeting.(foto-istimewa)

Palembang, KoranSN

Pemerintah telah menyalurkan dana Rp 30 triliun ke Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) yang diharapkan dapat disalurkan ke dunia usaha agar dapat menggerakkan sektor riil, terutama bisnis yang bisa menjadi pengungkit bangkitnya sektor riil yang saat ini terdampak wabah Covid-19. Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Regional 7 Sumatera Bagian Selatan, Untung Nugroho saat media zoom cloud meeting Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Selatan, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bank Himbara, BPD Sumsel Babel, Kamar Dagang dan Industri Daerah (KADINDA) Provinsi Sumatera Selatan, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Selatan, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumatera Selatan, Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (GAPKINDO) Sumatera Selatan, dan Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Sumsel,kemarin.

Dikatakannya, koordinasi yang dilaksanakan juga dalam rangka mencari bisnis matching terhadap rencana kerja yang sudah disusun oleh perbankan terhadap kebijakan yang disusun oleh pemerintah pusat dan pemerintah provinsi serta kesesuaiannya dengan kebutuhan masyarakat yang sementara ini diwakili dari asosiasi KADINDA, HIPMI, GAPKINDO, GAPKI, dan REI wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Perlu adanya sinergi antara Himbara, pemerintah daerah, KADINDA serta asosiasi-asosiasi agar dapat diperoleh data debitur baru maupun data pelaku bisnis yang direkomendasikan yang bisa menjadi pengungkit perekonomian serta agar penyaluran kredit dapat berjalan maksimal.

Baca Juga :   PUSRI Pastikan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Aman

Dijelaskannya, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden (PP) No. 23 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (Program PEN) dalam Rangka Mendukung Kebijakan Keuangan Negara Untuk Penanganan Pandemi COVID-19. Program PEN adalah rangkaian kegiatan untuk pemulihan perekonomian nasional yang merupakan bagian dari kebijakan keuangan negara yang dilaksanakan oleh Pemerintah untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19 dan/atau menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional dan atau stabilitas sistem keuangan serta penyelamatan ekonomi nasional.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional tersebut ditambahkannya, pemerintah kembali mengeluarkan PMK Nomor 70/PMK.05/2020, tentang Penempatan Uang Negara Pada Bank Umum Dalam Rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional. Selanjutnya, dalam rangka sosialisasi pelaksanaan kebijakan stimulus perekonomian nasional tersebut serta memperoleh masukan dari pelaku usaha mengenai sektor ekonomi dan pelaku usaha yang masih berpotensi untuk memperoleh pembiayaan bank untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi daerah di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.(ima)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Harga Bawang Putih di Ambon Rp 20.000/Kg

Ambon,KoranSN Harga bawang putih yang ditawarkan para pedagang di pasar tradisional Kota Ambon, Maluku  mengalami …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.