Pemkab Banyuasin Serius Wujudkan Kabupaten Layak Anak





Suasana rapat koordinasi Kabupaten Layak Anak. (Foto-Siryanto/KoranSN)

Banyuasin, KoranSN

Pemerintah Kabupaten Banyuasin serius untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA). Hal tersebut dibuktikan dengan digelarnya rapat koordinasi Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Banyuasin tahun 2019, di Auditorium Pemkab Banyuasin, Senin (18/11/2019).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten I Pemerintahan Kosarudin dihadiri Rini Handayani, Deputi Tumbuh Kembang anak Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak RI diwakili Staf Ahli Hubungan Antara Lembaga, Neni Slamet.

Juga hadir Wakil ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Banyuasin, Hamida Senen Har, Ketua Darmawanita Kabupaten Banyuasin, dan Plt Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Banyuasin yang juga ketua pelaksana kegiatan, Yosi Zartini.

Plt Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Banyuasin, Yosi Zartini menyampaikan untuk mewujudkan kabupaten layak anak perlu dukungan pengelola penguatan lembaga, yaitu dengan lima cluster. Satu, hak sipil dan kebebasan, terdiri dari akta kelahiran, fasilitas informasi layak anak, forum anak, peningkatan kapasitas forum anak.

Baca Juga :   Bersama Kementerian PUPR, Bupati Banyuasin tanda tangani BAST dan Naskah Hibah Aset BMN

Dua, cluster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif yaitu penurunan usia perkawinan, tersedianya lembaga konsultasi orang tua keluarga tentang pengasuhan alternatif program pengasuhan berkelanjutan.

Tiga, cluster kesehatan dasar dan kesejahteraan yaitu terdiri dari angka kematian bayi preferensi angka gizi buruk gizi kurang atau stunting serta gizi lebih asi eksklusif tetap pelayanan ramah anak puskesmas imunisasi.

“Dalam pembentukan kabupaten layak anak Dinas P2KBP3A selaku koordinator siap menjadikan Kabupaten Banyuasin menuju kabupaten yang layak anak untuk mempercepat pencapaian target tersebut implementasi kebijakan kabupaten Banyuasin,” ungkapnya.

Dalam sambutan Wakil Bupati Banyuasin, Slamet yang di wakili Asisten I Pemerintahan Banyuasin, Kosarudin menyampaikan bahwa sebagaimana yang diketahui melalui Kementerian PP dan PA telah mendesain dan sosialisasi sebuah sistem dan strategi penemuan hak-hak yang terintegrasi berkelanjutan dengan mengembangkan kebijakan Kabupaten layak anak.

Baca Juga :   Bupati Askolani Bantu Motor Roda 3 Untuk Petani Cabai dan Jeruk

“Kebijakan kabupaten layak anak bertujuan untuk sinergikan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha sehingga pemenuhan hak-hak anak Indonesia dapat lebih dipastikan. Kebijakan merupakan implementasi dari tindak lanjut komitmen dunia melalui dimana pemerintah Indonesia juga turut mengadopsinya,” katanya.

“Saya ingin sekali lagi menggaris bawahi poin terpenting dari proses pengembangan Kabupaten layak anak yaitu koordinasi di antara stakeholder pemenuhan hak-hak anak yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan,” tutupnya. (sir)





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Bupati Banyuasin Hadiri Diesnatalis dan Reuni Akbar SPP Sembawa

BUPATI Banyuasin, H Askolani SH MH menghadiri acara peringatan Diesnatalis SMK-PP Negeri Sembawa yang ke-67 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!