Pemkab Banyuasin Siapkan Rp4,2 Miliar untuk Pencegahan Virus Corona

Bupati Banyuasin H. Askolani saat memimpin rapat koordinasi pencegahan virus corona.(foto-istimewa)

Banyuasin, KoranSN

Bupati Banyuasin H. Askolani memimpin rapat koordinasi pencegahan virus corona atau Covid 19 bersama Forkompinda, OPD dan Camat di Ruang Rapat Bupati Banyuasin, Selasa (31/3/2020).

Dari hasil rapat tersebut untuk pencegahan dan penanganan penyebaran Covid 19, Pemkab Banyuasin menyiapkan dana Rp Rp4,2 miliar.

Selain itu, jika situasi makin memburuk dan dilakukan lockdown secara total, Pemkab Banyuasin sudah memikirkan dampak ekonomi dan dampak sosial bagi masyarakat. Pemkab Banyuasin akan menjamin biaya hidup masyarakat ekonomi lemah dengan cara mensubsidi.

“Untuk para petani diminta untuk tidak menjual gabah atau beras ke luar Banyuasin, namun disimpan untuk keperluan hidup ketika kondisi benar-benar tidak menentu. Dan Pemkab Banyuasin tengah mempersiapkan anggaran untuk membeli gabah milik masyarakat dan nantinya akan disimpan di lumbung-lumbung untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Askolani.

Kemudian, Pemkab Banyuasin menyiapkan lokasi isolasi OPD menjadi PDP di RSUD Banyuasin sebanyak 10 kamar, RS Pratama Makarti dan Sukajadi 4 kamar, Mess Pemkab 32 kamar dan Rusunawa 40 kamar dengan menyiagakan 80 dokter.

Baca Juga :   Bupati Banyuasin Askolani Siapkan Mess dan Rusunawa Untuk Lokasi Karantina Pasien Covid-19

Selain itu dana DAK, sesuai surat Menteri Keuangan, yang sedang dikerjakan dan akan dikerjakan ditunda untuk persiapan tanggap darurat yang nantinya digunakan untuk bantuan sosial dan sembako bagi masyarakat bila dilakukan lockdown.

Di instruksikan, Camat harus berada di kecamatan, termasuk kepala dinas tidak boleh meninggalkan Kota Pangkalan Balai dan wajib tinggal di rumah dinas.

Sementara itu, untuk stok pangan, aman, beras cukup untuk 2-3 bulan, jagung 4-8 bulan, cabe 6 bulan, telur ayam ras 1 bulan, daging ayam ras 9 bulan, daging sapi 8 bulan, ikan 3,5 bulan, mnyak goreng 1 bulan dan gula pasir 1,5 bulan.

“Dana reses DPRD juga dapat disumbangkan untuk biaya semprot disinfektan di 21 kecamatan dan untuk Camat, Kades, Lurah bekerjasama dengan Babinsa dan Bhabinkamtimas untuk memantau warga yang datang dari rantauan untuk dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah dan jangan keluyuran, tapi kalau ada gejala, cepat bawa bidan desa, Pustu, Puskesdes dan Puskesmas,” ungkapnya.

Baca Juga :   dr Fitriyanti Askolani Akan Kembangkan Pusat Oleh-oleh Banyuasin

Polres Banyuasin menyiapkan 3 kompi dan Dandim 0430 siapkan 2 kompi pasukan jika situasi tidak kondusif dan Polres, Dandim, Camat, akan membubarkan kerumunan massa seperti acara resepsi, dan nongkrong di tempat-tempat hiburan, cafe dan lainnya.

“Termasuk masyarakat yang menjadikan virus covid-19 sebagai candaan akan ditangkap,” tegas Askolani. (sir)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Program ‘Infrastruktur Bagus’ Sudah Dirasakan Masyarakat, Jalan Mulus Makin Bertambah

Banyuasin, KoranSN Program ‘Infrastruktur Bagus’ yang menjadi gagasan Bupati Banyuasin H Askolani dan Wabup H …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.