Pemkab Gelar LBSI Tingkat Kabupaten Muratara





Ketua TP PKK Kabupaten Muratara Lia Mustika Syarif saat memberikan penilaian pada lomba balita sehat indonesia tingkat Kabupaten Muratara. (foto-sunardi/koransn)

Muratara, KoranSN

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) melalui dinas kesehatan (Dinkes) menggelar Lomba Balita Sehat Indonesia (LBSI) tingkat Kabupaten Muratara tahun 2019 dengan tema “Kualitas Keluarga Penopang Perlindungan Anak”, bertempat di aula Siti Rahma Rumah Makan Sederhana, Kelurahan Rupit, Kamis (11/7/2019).

Acara ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Lia Mustika Syarif, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Muratara dr Marlinda Sari, Dirut RSUD Rupit dr Herlina serta sejumlah pejabat lainnya.

Bupati Muratara HM. Syarif Hidayat yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Kabupaten (Setda) Muratara, Aan Andrian mengatakan, LBSI tingkat Kabupaten Muratara merupakan kegiatan yang harus selalu disupport karena ini merupakan program kesehatan dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan terhadap masyarakat melalui orang tua dan anak-anak.

Baca Juga :   Pemdes di Mukomuko Integrasikan Porang-Sawit

“Lomba ini dilaksanakan untuk memotivasi para orang tua dengan tujuan menyiapkan manusia Indonesia yang sehat dan produktif, meningkatkan pengetahuan orang tua dalam tumbuh kembang balita, memperhatikan kesejahteraan keluarga serta meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat,” ungkapnya.

Dikatakannya, anak adalah aset bangsa yang sangat berharga dalam menentukan kelangsungan hidup dan kejayaan suatu bangsa di masa yang akan datang.

“Seorang anak harus dijaga, dirawat dan diperhatikan jangan jumlahnya yang banyak tapi jumlah kualitasnya perlu diperhatikan. Anak haruslah dididik secara dini hal ini dapat dilakukan dengan cara asupan makanan yang bergizi, kesehatan yang optimal, pendidikan yang baik, pengembangan moral dan kondisi psikologis yang nyaman serta terciptanya kondisi lingkungan keluarga dan sosial yang mendukung bagi kelangsungan hidup dan tumbuh kembang serta perlindungan hak secara utuh,” bebernya.

Sementara itu, Kadinkes Kabupaten Muratara, dr Marlinda berharap dari kegiatan LBSI ini bisa terpantau balita yang aktif imunisasi lengkap, yang aktif ke Posyandu yang melaksanakan penimbangan, kemudian berapa banyak balita yang sehat dan balita yang sakit, dan juga status gizi balita.

Baca Juga :   Alokasi Dana Desa Gunung Mas Pada 2024 Capai Rp92,9 Miliar

Ia menjelaskan, peserta LBSI berasal dari perwakilan tujuh kecamatan dalam wilayah Kabupaten Muratara, dengan dua kategori, artinya satu kecamatan mengirimkan dua balita.

“Umurnya 5 sampai 24 bulan dan 25 sampai 59 bulan, perwakilan dari setiap Kecamatan sudah melalui seleksi atau sudah dilaksanakan lomba dengan masing-masing desa dengan mengirimkan balita sehat berdasarkan rekomendasi dari Posyandu dan Puskesmas masing-masing,” ujarnya.

Ia berpesan kepada ibu-ibu agar rajin rajin datang ke Posyandu, dan anak-anaknya diimunisasi lengkap mulai dari nol sampai sembilan bulan, sehingga bayi atau balita bisa tumbuh dengan sehat.
Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif mengatakan, bagi juara I dalam LBSI ini, akan dikirim ke tingkat provinsi.

“Dengan adanya lomba balita sehat ini, diharapkan makin memacu masyarakat untuk lebih memperhatikan anak-anaknya, kemudian memperhatikan tumbuh kembang sesuai dengan usia agar terbebas dari stunting dan obesitas,” pungkasnya. (snd)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Pemkab Parimo: Jalan Trans Sulawesi Sudah Bisa Dilalui Pascabanjir

Palu, KoranSN Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengatakan akses jalan Trans Sulawesi sudah bisa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!