Pemkab Ngawi Targetkan 100 Desa Terapkan Sistem Pertanian Organik



Anggota kelompok tani Tawang Jaya Mulya Abadi mencabut gulma yang tumbuh di antara tanaman padi organik di Desa Tawang, Kediri, Jawa Timur, Selasa (11/1/2022). Sejumlah petani di daerah tersebut menanam padi secara organik pada lahan seluas 18 hektar kemudian hasil panen dipasarkan ke sejumlah pusat perbelanjaan dengan harga kompetitif sehingga dinilai lebih menguntungkan dari pada menanam padi non organik. (Foto/Antara)

Ngawi, KoranSN

Pemerintah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur menargetkan sebanyak 100 desa dari 213 desa di wilayahnya menerapkan sistem pertanian organik sebagai upaya untuk mengembalikan tingkat kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pupuk kimia.

Baca Juga :   79 Desa di Mukomuko Ajukan Penyaluran Dana Desa

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan sejak program Ngawi Organik diluncurkan pada tahun lalu, sudah ada 50 desa yang menerapkan pola pertanian organik dengan tanaman padi.

“Tahun ini kami targetkan ada 50 desa lagi yang menyusul, sehingga ada 100 desa yang menjadi pelopor penerapan pertanian organik,” ujar Bupati Ony di Ngawi, Selasa (15/3/2022).

Menurut dia, dari 100 desa tersebut, ditargetkan terdapat seluas 500 hektare pertanian dengan sistem organik di Kabupaten Ngawi. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pelindo Edukasi Nelayan di Benoa Bali Untuk Wisata Taksi Air

Denpasar, KoranSN PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Sub Regional III Bali Nusa Tenggara mengedukasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!