Pemkot Pastikan Sekolah Tetap Gratis

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda berdialog dengan guru dan wali murid disela sela kunjungannya saat peresmian SDN 159 Palembang, Selasa (16/1/2018). (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Pemkot Palembang menilai memfasilitasi masyarakat untuk bersekolah gratis adalah hal yang sangat penting. Oleh sebab itu, sekolah yang ada di Kota Palembang khususnya SD dan SMP diharamkan untuk memungut biaya.

Hal ini diungkapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda (Fitri) saat meresmikan gedung baru SDN 159 Palembang, Selasa (16/1).

Meski ada perubahan Perda Program Sekolah Gratis (PSG) dari gubernur, namun pihaknya terap memastikan bahwa sekolah di Kota Palembang akan terus gratis.

“Kita sudah anggarkan 26 persen dari total APBD Kota Palembang untuk bidang pendidikan. Maka kita jamin sekolah gratis akan terus berlanjut,” katanya.

Baca Juga :   Tes DNA Dilaporkan ke Pemkab ME

Selain itu, ia menerangkan, saat ini pihaknya tengah menfokuskan diri dalam pembangunan fisik sekolah serta peremajaan dan pengadaan mobiler di sekolah, terutama Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi tanggung jawab Pemkot Palembang.

“Untuk fisik kita anggarkan sekitar Rp76 miliar (M) dan mobiler sekitar Rp50 M, murni dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Palembang,” jelasnya.

Senada, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Ahmad Zulinto menambahkan, tidak hanya pembangunan fisik sekolah namun juga mobilernya serta peremajaan mobiler baik SD dan SMP khususnya negeri. “Per sekolah dananya tergantung berapa banyak yang dibangun, misal dengan gedung dua lantai dan delapan ruang kisarannya Rp1,9-2,9 M,” imbuhnya.

Baca Juga :   Kontraktor Dituntut Kedepankan Kualitas Pengerjaan Jalan Provinsi

Sementara itu, Kepala SDN 159 Palembang Risman Gunanti, awal 2017 dirinya menjabat di sini semuanya masih gedung lama dan alhamdulillah saat ini sudah lebih baik. “Gedungnya ini dua lantai dengan delapan ruang, dimana enam ruang untuk kelas siswa, satu untuk ruang guru dan satunya hntuk ruang kepala sekolah,” tutupnya.
(rgn/rel)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPU Musi Rawas Non-Aktifkan PPK-PPS Sementara

Musirawas, KoranSN Dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19, KPU Kabupaten Musi Rawas (Mura) …