Pemkot Pekalongan Giatkan Deteksi Dini Kasus Tuberkulosis







“Kami cek dahak, kemudian dikirim ke rumah sakit atau puskesmas yang memiliki alat tes cepat molekuler (TCM) untuk diketahui apakah di dahak tersebut ada kuman TBC atau tidak, jika hasilnya positif akan diobati,” katanya.

Dikatakan, pihaknya akan menggiatkan pelacakan dini pada masyarakat sebagai upaya mendukung program pemerintah untuk mencapai Indonesia bebas dari TBC pada 20230.

Selain itu, kata dia, satuan maupun lembaga pendidikan diharapkan dapat turut andil dalam meningkatkan eliminasi kasus tuberkulosis.

Baca Juga :   Mulai Sekarang, Bicara Pelan Untuk Perlambat Penyebaran COVID-19

“Kami berharap Dinas Pendidikan bersama satuan pendidikan bisa melakukan skrining awal, apabila ada anak yang batuk lebih dari dua minggu, kemudian lesu agar bisa segera dibawa ke puskesmas terdekat untuk diketahui apakah yang bersangkutan sakit tuberkulosis atau bukan, sehingga cepat tertangani,” katanya. (Antara/andi)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

PPIH Batam Terima Bantuan 20 Kursi Roda dari Pemprov Kepri

Batam, KoranSN Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam menerima bantuan berupa 20 kursi roda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!