Pemkot Siapkan Pinjaman Dana Untuk UKM Tanpa Bunga



Petugas dari Bank BPR saat menjelaskan sistem cara pinjaman dan pembayaran untuk pelaku UKM. (foto-reigan/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Palembang terus memberikan kemudahan kepada masyarakat pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Palembang untuk menjalankan usahanya. Dimana, salah satu program teranyarnya, yakni menyiapkan pinjaman dana tanpa bunga untuk pelaku UKM.

Untuk itu, bagi warga pemilik UKM dapat mengajukan pinjaman kepada pemerintah tanpa bunga dan agunan di masing-masing kecamatan tempat mereka berdomisili.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kota Palembang, Kadirman, Minggu (3/12/2017) mengatakan, pada penghujung tahun 2017 ini, pihaknya akan memberikan pinjaman dana untuk 1000 UKM yang tersebar diseluruh Kota Palembang.

Dikatakannya, syarat yang harus dilengkapi pun cukup mudah bagi warga yang memiliki UKM apabila hendak mengajukan pinjaman.

Dimana, pemohon tinggal menyiapkan berkas berupa Kartu Keluarga (KK), KTP, Surat Keterangan Usaha dari Lurah serta lampiran bentuk fisik usahanya.

“Tahun ini sudah ada 1000 UKM yang mengajukan pinjaman. Kita memberikan pinjaman kepada warga ini untuk dijadikan sebagai modal usaha mereka,” ungkap Kadirman.

Lanjutnya, untuk tahap pertama ini, pemkot Palembang melalui BPR akan memberikan pinjaman maksimal Rp 3 juta untuk para pelaku UKM yang telah mengajukan.

“Maksimalnya Rp 3 juta. Setelah pengajuam pinjaman diterima. Dana tersebut baru bisa dicairkan tanggal 7 Desember mendatang usai di launching secara resmi yang direncanakan akan dilaunching oleh Walikota Palembang,” jelasnya.

Baca Juga :   Terpilih Best Goverment Officer, Harnojoyo Persembahkan untuk Masyarakat Palembang

Sementara, Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Kota Palembang, Juana Ria S Sos, MM menambahkan, selain proses pengajuan pinjaman yang sangat mudah begitu pula dengan membayar cicilannya. Dimana, pinjaman tersebut bisa diangsur selama satu tahun.

Menurut Juana, agar program ini tersampaikan dengan baik kepada masyarakat, pihaknya pun giat melakukan sosialisasi door to door ke seluruh kecamatan di kota pempek.

“Setiap bulan masyarakat paling tidak akan menyetor sebesar Rp 250 ribu. Sasarannya agar memberikan kesempatan bagi pelaku UKM. Jadi, kedepannya diharapkan lebih meningkat dalam menjalankan usahanya,” tandasnya. (rgn)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Tim Perancang Kemenkumham Sumsel Sinergi dengan DPRD Banyuasin dalam Penyusunan Ranperda

Palembang, KoranSN Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan menggelar Rapat Mediasi Konsultasi Penyusunan …

error: Content is protected !!