Penanganan Stunting Harus Libatkan Lintas Sektoral

Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH membuka rembuk stunting.(foto-yudi/koransn)

Muara Enim, KoranSN

Penanganan stunting harus melibatkan lintas sektoral dan lintas program yang melibatkan sektor masyarakat, swasta dan komunitas.

Demikian disampaikan Plt Bupati Muara Enim, H Juarsah SH saat membuka acara rembuk stunting yang berlangsung di Ruang Rapat Pangripta Nusantara Bappeda Muara Enim, Rabu (24/6).

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Muara Enim memiliki prioritas dalam penanganan stunting dan terus bekerja keras dan menanggulangi masalah tersebut guna mewujudkan visi #MERAKYAT.

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Muara Enim memiliki prioritas dalam penanganan stunting dan terus bekerja keras dan menanggulangi masalah tersebut guna mewujudkan visi #MERAKYAT.

Saat ini dikatakannya, menjadi prioritas Nasional dan Daerah bahwa Kabupaten Muara Enim memiliki 8 lokus di 8 Kecamatan meliputi Panang Enim, Tanjung Agung, Gunung Megang, Lubai Ulu, Lembak, Belida Darat, Gelumbang dan Sungai Rotan) dan 42 Desa yang harus ditanggulangi masalah stunting.

Baca Juga :   DPC PDIP PALI Usulkan Tiga Nama Calon Ketua DPRD

Untuk itu, dikatakannya, Muara Enim, Perangkat Daerah terkait harus memantau dan evaluasi pencegahan stunting dengan program – programnya. Misal, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menyediakan air bersih dan sanitasi, Dinas Pendidikan Kebudayaan komitmen pendidikan materi orientasi gizi, Dinas Ketahanan Pangan terpenuhi gizi rakyat, dan Dinas Pemerintahan Masyarakat Dan Desa memfasilitasi pemberdayaan masyarakat khususnya stunting di desa.

Masih dikatakanya, pembangunan kesehatan hakikatnya upaya yang dilaksanakan seluruh komponen bangsa dengan kesadaran dan kemampuan untuk hidup sehat sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan yang tinggi.

Kesehatan yang berkualitas menurutnya, bisa dipengaruhi oleh adanya stunting. Dimana stunting dipengaruhi rendahnya asupan gizi dan kesediaan faktor ketahanan pangan dan lingkungan sosial anak dan pola asuh.

Baca Juga :   Warga Desa Sungai Jernih Sambangi Kantor Bupati

Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Muara Enim, Vivi Mariani, S.Si, M.Bmd, Apt, rembuk stunting satu hari ini diikuti 25 peserta yang akhirnya bisa menjadi komitmen dan deklarasi untuk penanganan stunting.

Pada rembuk stunting ini dilakukan penandatanganan komitmen publik penanganan stunting yang dipimpin oleh Plt. Bupati diikuti Unsur Musyawarah Pimpinan Daerah Kabupaten Muara Enim lainnya. (yud)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Dua Desa di Muba Dilanda Bencana Banjir

Palembang, KoranSN Dua desa di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terendam banjir akibat hujan dengan intesitas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.