Pencuri 8,5 Ton Minyak Kelapa Sawit di Muba Dibekuk

Tersangka Yogi Firmansyah, Arin Mustopa dan Herman (mengenakan baju tahanan) saat dihadirkan dalam gelar ungkap kasus di Polda Sumsel. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Tiga tersangka pencurian 8,5 ton minyak kelapa sawit (Palm Kernel) milik salah satu perusahaan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibekuk pihak kepolisian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Adapun ketiga tersangka tersebut yakni; Yogi Firmansyah (30), warga Desa Keluang Kabupaten Muba, Arin Mustopa (41) warga Desa Talang Leban Kabupaten Muba, dan tersangka Herman (41) warga Desa Kasah Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir.

Sementara dua pelaku lagi yakni; ‘NY’ dan ‘ML’ kini masih menjadi buronan pihak kepolisian.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara, Senin (5/11/2018) mengatakan, para tersangka melakukan aksi pencurian tersebut pada Jumat lalu (12/10/2018) di salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Muba. Hasil penyelidikan yang dilakukan polisi terkait laporan dari korban, akhirnya ditangkap tiga tersangka dari total lima pelaku.

“Bahkan dari para tersangka yang ditangkap ini ada yang merupakan pegawai di perusahaan tersebut, mereka yakni; tersangka Yogi Firmansyah dan Arin Mustopa. Dimana untuk tersangka Yogi, yang bersangkutan merupakan satpam di perusahaan itu, sedangkan Arin merupakan sopir,” kata Yoga saat menggelar ungkap kasus di Mapolda Sumsel.

Baca Juga :   Giliran Agen Abu Tours Palembang Dilaporkan Calon Jamaah Umroh

Menurut Yoga, dalam melancarkan aksinya tersangka Yogi dan Arin bekerjasama memasukan mobil truk ke dalam gudang tempat penyimpanan minyak sawit yang lokasinya berada di perusahaan tersebut.

“Setelah berada di dalam gudang, barulah para tersangka melakukan aksi pencurian. Kemudian minyak sawit yang dicuri dijualkan kepada pelaku ‘ML’ yang kini masih dalam pengejaran oleh anggota di lapangan,” ungkapnya.

Lanjut Yoga, kini ketiga tersangka telah diamankan di Polda Sumsel guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Sedangkan untuk dua pelaku lainnya yakni; ‘NY’ dan ‘ML’ masih dalam pengejaran. Dari itulah kasus ini masih kami kembangkan,” tegas Yoga.

Sementara tersangka Yogi Firmansyah mengungkapkan, jika dirinya sudah dua kali melakukan pencurian minyak kelapa sawit ditempatnya bekerja. Namun untuk aksi yang kedua dirinya tertangkap oleh polisi.

“Saya ini satpam di perusahaan tersebut, sudah dua kali ini kami melakukan pencurian. Kalau ide pencurian minyak sawit itu merupakan ide kami berempat yakni; saya, Arin Mustopa, Herman dan ‘NY’. Setelah berhasil mencuri minyak sawit dengan cara diangkut menggunakan truk, kemudian kami menjualkannya kepada ‘ML’ (DPO) seharga Rp 16 juta,” ungkapnya.

Baca Juga :   Amir Warga 24 Ilir Menghilang dari Rumah

Masih dikatakan tersangka Yogi, dari menjual minyak sawit tersebut dirinya mendapat bagian Rp 7 juta. Sementara sisa uangnya diberikannya kepada  Arin Mustopa, Herman dan ‘NY’.

“Saya melakukan pencurian karena sedang butuh uang untuk memenuhui kebutuhan keluarga,” tandasnya.

Sedangkan tersangka Arin Mustopa mengatakan, aksi pencurian tersebut dilakukannya setelah dirinya diajak oleh tersangka Yogi Firmansyah.

“Saya kan sopir di perusahaan itu jadi saya tahu lokasi gudang penyimpanan minyak sawit tersebut. Saya ikut mencuri setelah diajak oleh Yogi, dan baru kali inilah saya mencuri. Dari hasil menjual minyak sawit yang kami curi tersebut saya mendapat bagian Rp 3 juta,” pungkas tersangka. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

PK Kembali Panggil Dua Pegawai WIKA Kasus Jembatan Waterfront City

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu kembali memanggil dua pegawai PT Wijaya Karya (WIKA) …