Pencuri Ribuan Buah Kelapa Ditangkap





Subandrio. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Subandrio (50), warga Desa Teluk Payu Kecamatan Sungsang Kabupaten Banyuasin ditangkap pihak kepolisian Unit II Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel, lantaran melakukan pencurian pencurian 1.030 butir kelapa.

Tersangka melancarkan aksinya di Desa Teluk Payu Parit Ladok Kecamatan Sungsang Banyuasin, saat ribuan kelapa tersebut baru saja dipanen. Dalam melancarkan aksinya, tersangka menggunakan mobil pik-up yang kemudian ribuan kelapa itu dijualnya ke kawasan Desa Sri Tiga Tanjung Api-Api Banyuasin.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara Kamis (9/8/2018) mengatakan, tersangka ditangkap menindaklanjuti laporan korban yang melapor kepihak kepolisian. Kemudian dilakukan penyelidikan hingga petugas mengetahui keberadaan tersangka dan langsung dilakukan penangkapan.

Baca Juga :   Sudah Tahap Penyidikan, Kejati Sumsel Segera Jadwalkan Panggil Saksi Dugaan Korupsi Pasar Cinde Mangkrak

“Tersangka ini mencuri 1.030 butir kelapa milik korban. Tersangka ditangkap saat sedang berada di kawasan 1 Ilir Kecamatan IT II Palembang. Sedangkan untuk barang bukti berupa ribuan kelapa yang dicurinya, saat ini sudah dijualkan oleh tersangka,” katanya.

Masih dikatakan Yoga, selain melakukan pencurian buah kelapa, tersangka juga telah melakukan pencurian AC mobil yang juga milik korban.

“Kini tersangka sudah diamankan di Mapolda Sumsel. Untuk mempertangungjawabkan perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian,” tandas Yoga.

Sementara tersangka Subandrio mengakui perbuatannya. Ia nekat mencuri ribuan kelapa dan juga AC mobil milik korban karena khilaf, kepepet butuh uang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Baca Juga :   Maling Kabel Perusahaan, 2 Pria Diciduk

“Saya kenal dan berteman dengan korban. Saya mencuri karena butuh uang, sebab pekerjaan saya sebagai petani di kawasan Jalur Banyuasin sedang susah atau paceklik, karena saat ini kan sedang musim kemarau,” ungkapnya.

Lanjut tersangka, dalam melancarkan pencurian tersebut dirinya mengangkut ribuan kelapa menggunakan mobil pick-up yang disewanya.

“Semua kelapa itu saya jualkan seharga Rp 10 juta ke Desa Sri Tiga Tanjung Api-Api Banyuasin. Dari jumlah uang tersebut saya hanya mengambil Rp 5 juta, sementara uang sisanya Rp 5 juta, saya gunakan untuk menyewa mobil dan mengupah buruh yang mengangkut kelapa tersebut,” tandasnya. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Puluhan Kios dan Ratusan Los Pasar Karang Kobar Banjarnegara Terbakar

Banjarnegara, KoranSN Bencana kebakaran terjadi di salah satu pasar terbesar di wilayah Kecamatan Karang Kobar,m …

error: Content is protected !!