Pencuri Sadis Bersenpi di OKUT Tersungkur Usai Baku Tembak dengan Polisi





Kanit II Jatanras Polda Sumsel, Kompol Ahmad Bahtiar saat menginterogasi tersangka Abdul dalam gelar ungkap kasus di Mapolda Sumsel. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Abdul (30), pencuri sadis bersenjata api (Bersenpi) yang melancarkan aksinya di OKU Timur (OKUT) jatuh tersungkur ke tanah usai kedua kakinya diterjang timah panas pihak kepolisian Unit II Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Tersangka yang tercatat sebagai warga Desa Perasinan Kecamatan Rantau Bayur Kebupaten Banyuasin ini diberikan tindakan tegas, karena melakukan perlawanan dan terlibat baku tembak dengan pihak kepolisian saat dilakukan penangkapan di kediaman tersangka.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara melalui Kanit II Kompol Ahmad Bahtiar, Kamis (7/6/2018) mengatakan, tersangka ditangkap atas aksi pencurian yang dilakukan tersangka bersama dua rekannya yakni; tersangka Mustakim (sudah lebih dulu tertangkap) dan pelaku ‘NIK’ (DPO) di sebuah rumah yang juga warung milik korbannya di Desa Gunung Jati Kecamatan Cempaka Kabupaten OKUT pada 19 Maret 2018 lalu.

“Dalam aksinya tersangka cukup sadis dan tidak segan-segan melukai korbannya, karena setiap melancarkan aksi kejahatan tersangka Abdul dan dua rekannya ini selalu membawa senjata api rakitan. Bahkan saat ditangkap pada Jumat kamrin (1/6/2018), Abdul meletuskan senjata api ke arah anggota yang melakukan penangkapan hingga terlibat baku tembak dengan polisi,” ungkapnya.

Baca Juga :   Perkosa Adik Ipar di Kamar, Pria di Prabumulih Dibekuk

Masih dikatakan Kanit, usai terlibat kontak senjata kemudian tersangka melarikan diri ke areal sawah yang ada di sekitaran lokasi penangkapan.
Lalu petugas melakukan pengejaran, namun tersangka masih terus berupaya melarikan diri sembari meletuskan senjata api ke arah petugas.

“Hingga akhirnya petugas memberikan tindakan tegas dengan melumpuhkan kaki tersangka. Akibatnya, tersangka jatuh tersungkur usai tertembak, selanjutnya tersangka kami bawa ke rumah sakit yang kemudian diamankan di Mapolda Sumsel untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Menurutnya, dari catatan pihak kepolisian diketahui jika tersangka Abdul merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) yang sudah keluar dari penjara.

“Sementara untuk aksi pencurian yang dilakukannya, tersangka mengaku baru satu kali. Namun kami tidak langsung percaya dan kami masih melakukan pengembangan untuk ungkap kasus kejahatan lainnya yang telah dilakukan tersangka Abdul ini,” terangnya.

Lanjut Kanit, kini tersangka Abdul dan barang bukti berupa senjata api rakitan dan amunisinya telah diamankan di Mapolda Sumsel. Sedangkan untuk kasusnya masih terus dilakukan pengembangan.

“Kami masih kembangkan kasusnya, sebab dalam kasus ini jumlah tersangka ada tiga orang, sementara yang tertangkap baru dua orang yakni; tersangka Abdul dan tersangka Mustakim yang tertangkap beberapa waktu lalu. Sedangka untuk satu pelaku lainnya yakni ‘NIK’ masih dalam pengejaran anggota di lapangan,” tandas Kanit.

Baca Juga :   DPRD OI Akan Rombak AKD

Sementara tersangka Abdul mengakui jika saat melakukan aksi pencurian tersebut dirinya membawa senjata api rakitan untuk berjaga-jaga. Bahkan ia mengaku tak segan-segan menembakan senjata api tersebut apabila aksinya terpergok oleh korbannya.

“Saya bawa senjata api saat mencuri untuk jaga diri. Namun dalam aksi pencurian yang kami lakukan tidak diketahui oleh korban sehingga saat itu kami berhasil membawa kabur uang tunai Rp 40 juta yang berada di dalam rumah korban,” ujarnya.

Masih dikatakan tersangka, dalam aksi pencurian tersebut dirinya berperan mencongkel pintu rumah korban menggunakan golok. Setelah itu ia dan tersangka ‘NIK’ (DPO) masuk ke dalam rumah korban.

“Sedangkan satu rekan saya yang tertangkap yakni Mustakim memiliki peran mengawasi situasi sekitaran. Dari hasil pencurian tersebut, saya mendapat bagian uang Rp 10 juta. Baru kali inilah saya mencuri, itu pun saya lakukan karena butuh uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” pungkasnya. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Sumsel Terus Perdalam Penyidikan Dugaan Kasus Korupsi Aktivitas Tambang Batu Bara

Palembang, KoranSN Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel terus memperdalam penyidikan dugaan …

error: Content is protected !!