Pencuri Uang Rp 17 Juta dan Emas 10 Suku Diterjang Timah Panas

Tersangka Ikbal saat diamankan di Mapolda Sumsel. (Foto-Ferdinand/Koransn)

Palembang, KoranSN

Ikbal (26), tersangka pencurian harus merasakan terjangan timah panas aparat kepolisian Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel yang bersarang di kakinya. Polisi terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur lantaran saat ditangkap tersangka mencoba melarikan diri.

Warga Kampung 3 Desa Markati Kecamatan Markati Banyuasin ini ditangkap, karena telah mencuri bersama rekannya Rudi dan Rodi (telah tertangkap Polsek Markati Jaya Polres Banyuasin) di rumah korbannya di Dusun I Desa Tirta Mulya Kecamatan Markati Jaya Banyuasin.

Dalam melancarkan aksi tersebut, para tersangka berhasil menggasak uang Rp 17 juta dan 10 suku emas serta satu unit HP milik korban.

Dalam gelar tersangka dan barang bukti di Mapolda Sumsel, Jumat (27/10/2017) tersangka Ikbal mengatakan, saat beraksi ia bersama dua rekannya masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel pintu samping sebalah kanan rumah korban. Dimana saat itu kediaman korban sedang kosong karena ditinggalkan korban bekerja.

“Baru satu kali inilah saya melakukan pencurian. Dari hasil mencuri tersebut saya mendapat bagian uang Rp 5 juta,” ujar tersangka yang mengaku sehari-harinya bekerja di bengkel speedboat ini.

Baca Juga :   9 Tahun Buron Begal Bercelurit Dibekuk

Sementara Kabid Humas Polda Sumsel, AKBP Slemat Widodo didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Azis Andriansyah mengungkapkan, tersangka ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan dari laporan korbannya.

“Dari hasil pemeriksaan tersangka mengakunya baru satu kali. Namun kita tidak percaya begitu saja makanya kita masih terus kembangkan kasus ini. Sedangkan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka Ikbal kita jerat dengan Pasal 363 KUHP,” tegas Slamet. (ded)



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Polda Metro Jaya Jadwalkan Kembali Pemanggilan Terhadap Firli Bahuri

Jakarta, KoranSN Polda Metro Jaya menjadwalkan kembali pemanggilan terhadap mantan Ketua Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi …

error: Content is protected !!