Pendidikan Karakter Harus Diterapkan Mulai Dari Pendidikan Dasar



Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof Muhadjir Effendy saat launching penguatan pendidikan karakter Provinsi Sumatera Selatan. (foto-herman/koransn.com)

PENDIDIKAN karakter harus diterapkan mulai dari pendidikan dasar yaitu tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 70% bermuatan karakter. Siswa belajar 24 jam, di luar sekolah, dalam keluarga dibentuk anak didik menjadi karakter yang baik dan mengembalikan fungsi masyarakat menjadi fungsi sekolah.

Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Prof Muhadjir Effendy pada acara konsulidasi jajaran pendidikan dalam rangka launching penguatan pendidikan karakter Provinsi Sumatera Selatan di Gedung Caram Seguguk Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI), Rabu (2/8/2017).

Baca Juga :   SBH Balon Pertama Mengembalikan Formulir ke PKB

“Pendidikan di sekolah dasar dan sekolah lanjutan pertama harus bermuatan karakter, demikian juga untuk pendidikan tingkat tinggi. Mulai tahun ini Kemendikbud mulai melaunching penguatan pendidikan berkarakter,” tegas Mendikbud.

Muhadjir menambahkan ada empat program utama yang merujuk ke Nawacita sektor pendidikan. Yang pertama, percepatan distribusi pada program Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kedua, revitalisasi sekolah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk menciptakan tenaga kerja terampil. Ketiga, penyesuaian atau peninjauan ujian nasional, menerapkan ujian nasional dengan komputer. Keempat, implementasi pendidikan karakter. “Dari empat program itu, hanya implementasi pendidikan karakter yang belum berjalan baik,” terang Mendikbud.

Baca Juga :   Akses Menuju Paiker Gunakan Jembatan Darurat, Pengganti Jembatan Ponton Empat Lawang yang Putus

Mendikbud juga mengatakan, program distribusi Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan program untuk mendapatkan pendidikan yang layak terutama bagi anak-ank yang kurang mampu, berhak mendapatkan pendidikan yang sama.

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Bupati OKU Timur Hadiri Penandatangan MoU Pencegahan Perkawinan Anak

Martapura, KoranSN Bupati OKU Timur H Lanosin ST menginstruksikan kepada OPD terkait agar pernikahan anak …