Pengamanan di Polda dan Polresta Ditingkatkan

MEMERIKSA-Aparat Kepolisian bersenjata laras panjang dan mengenakan rompi anti peluru memeriksa semua kendaraan yang hendak masuk ke Mapolda Sumsel. foto-dedy/koransn.

Palembang,koranSN
Untuk mengantisipasi aksi teror penyerangan anggota kepolisian seperti yang terjadi di Polres Banyumas Jawa Timur, Rabu (12/4/2017) pengamanan di Polda Sumsel ditingkatkan. Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Cahyo Budi Siswanto.

Menurut Cahyo, pengamanan tersebut merupakan peningkatan sistem kewaspadaan markas komando yang bukan hanya dilakukan di Mapolda Sumsel saja melainkan di seluruh jajaran yakni di Polresta dan seluruh Polres di Sumsel.”Jadi, pengamanan yang dilakukan di Polda Sumsel dan jajaran ini terkait kejadian penyerangan anggota polisi yang terjadi di Polres Banyumas Jawa, Selasa kemarin (11/4/2017). Dari itulah saat ini kita melakukan peningkatan sistem kewaspadaan markas komando,” ujarnya.

Masih dikatakan Cahyo, dalam pengamanan tersebut anggota penjagaan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua dan roda empat yang akan masuk ke Mapolda Sumsel. Satu-persatu, pengendara dan kendaraan diperiksa untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan terjadi.

“Semuanya diperiksa, baik sepeda motor maupun mobil yang mau masuk ke Mapolda Sumsel. Bahakan pemeriksaan seperti ini juga dilakukan di Polresta dan seluruh Polres di jajaran Polda Sumsel,” ujarnya.Disinggung batas waktu pengamanan tersebut dilakukan? Cahyo mengungkapkan jika pengamanan di markas komando sebenarnya sudah dilakukan setiap harinya. Sebab, hal tersebut telah menjadi SOP pengamanan markas komando.

Baca Juga :   Zona Merah, Corona di Palembang Tembus 5 Ribu

“Tidak ada batas waktunya dan ini bukan siaga satu. Jadi pengamanan seperti ini kedepannya akan terus dilakukan baik di Polda Sumsel maupun di jajaran,” jelasnya.Selain melakukan peningkatan pengamanan markas komando, lanjut Cahyo, untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan maka Polda Sumsel telah menghimbau semua anggota kepolisian di jajaran agar saat menjalankan tugas tidak seorang diri.

“Ini namanya pengamanan sistem body. Jadi kita himbau anggota jangan sendirian dalam melakukan tugasnya, harus ada pengamanan terbuka dan tertutup ketika anggota akan melaksanakan tugas kepolisian,” tandas Cahyo.Pantauan di lapangan, sekitar enam personil kepolisian bersenjata laras panjang dan mengenakan rompi anti peluru berjaga di pintu masuk Mapolda Sumsel. Dalam pengaman tersebut tampak para anggota kepolisian yang melakukan penjagaan memeriksa semua kendaraan yang masuk ke dalam Mapolda Sumsel.

Sementara di Polresta Palembang, puluhan personil kepolisian bersenjata laras panjang juga tampak melakukan pemeriksaan terhadap satu-persatu pengunjung yang hedak memasuki halaman Mapolresta Palembang.Perketat penjagaan yang dilakukan tersebut juga merupakan tindakan dini Polresta Palembang dalam mengantisipasi aksi teror serta penyerangan terhadap petugas kepolisian seperti yang terjadi di Polres Banyumas.

Baca Juga :   Giliran Kabid PTK & Kasi PTK SMA Ditetapkan Tersangka Dugaan Pungli Sertifikasi Guru

Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan, upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi dampak dari peristiwa yang terjadi di Polres Banyuwangi Jawa Timur.”Untuk pengamanan, kita sudah mensiagakan sejumlah personil kepolisian yang dipersenjatai dan mengenakan rompi anti peluru. Sesuai instruksi dari pimpinan, ini kita lakukan untuk mengantisipasi gangguan atau penyerangan terhadap polisi,” jelas Maruly.

Lebih jauh dikatakannya, selain mensiagakan personil yang bersenjata, dalam pengamanan tersebut Polresta Palembang juga menerjunkan satu regu dari Unit Sabhara untuk membantu melakukan pengamanan.”Kewaspadaan ini, kita lakukan agar dapat memberikan rasa nyaman dan keamanan baik bagi personil itu sendiri maupun masyarakat yang membutuhkan pelayanan aparat penegak hukum,” ungkapnya. (ded/den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Masjid Sriwijaya Terus Berjalan

Palembang, KoranSN Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman, Selasa (26/1/2021) mengungkapkan, jika proses penyidikan dugaan kasus …