Pengedar Ekstasi di Gandus Tewas Ditembak





Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah dan Kasatres Narkoba Kompol Ahmad Akbar menujukkan barang bukti dalam gelar ungkap kasus tewasnya pengedar ekstasi Doni Kurniawan di Kamar Mayat RS Bhayangkara Palembang. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Doni Kurniawan (34), pengedar ekstasi yang juga residivis kasus Narkoba, Rabu malam (3/7/2019) pukul 19.45 WIB tewas ditembak anggota Satres Narkoba Polresta Palembang dalam penyergapan di depan minimarket di kawasan Karang Jaya Gandus.

Dari tangan tersangka yang tercatat sebagai warga Karang Anyar Kecamatan Gandus ini, diamankan barang bukti 200 butir ekstasi dan senjata api rakitan jenis revolver.

Dalam penyergapan tersebut, pihak kepolisian yang dipimpin Kasatres Narkoba Polresta Palembang, Kompol Ahmad Akbar juga berhasil menangkap serorang ibu rumah tangga (IRT), yang merupakan bandar atau pemilik ekstasi yang diedarkan oleh tersangka Doni Kurniawan.

Adapun bandar esktasi tersebut yakni, Kiki Merdekawati (38), warga Perum Bukit Sejahtera Kecamatan Gandus Palembang. Tersangka ini ditangkap tak jauh dari lokasi penyergapan.

Baca Juga :   Kejati Sumsel Periksa Petinggi PT Semen Baturaja Terkait Dugaan Korupsi Distribusi dan Pengelolaan Semen

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah saat menggelar ungkap kasus di Kamar Mayat Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Kamis (4/7/2019) mengatakan, tersangka Doni Kurniawan yang tewas tertembak dalam penyergapan merupakan pengedar ekstasi di Kota Palembang yang meresahkan masyarakat.

Menurutnya, polisi terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak tubuh tersangka, lantaran saat ditangkap tersangka Doni Kurniawan melakukan perlawanan dengan mengacungkan senjata api rakitan lalu menembakan senjata api tersebut ke arah petugas kepolisian.

“Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumsel, untuk para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat dan merusak generasi muda seperti pengedar Narkoba akan kita berikan tindakan tegas dan terukur. Apalagi pelaku tersebut melakukan perlawanan dengan senjata api, seperti tersangka Doni Kurniawan yang meninggal dunia dalam penangkapan, dimana saat itu tersangka hendak menembak anggota kita, sehingga sebelum anggota kita menjadi korban maka anggota melakukan tindakan tegas dan terukur,” tegasnya.

Baca Juga :   Terekam CCTV, Pencuri Kotak Amal Musholla Diringkus

Masih dikatakan Kapolresta, dalam kasus ini polisi juga meringkus atasan dari tersangka Doni Kurniawan yang merupakan bandar atau pemilik 200 butir ekstasi yang hendak diedarkan tersangka.

“Bandar atau pemilik ekstasi tersebut, yakni tersangka Kiki Merdekawati. Dia kita amankan di sekitaran lokasi penyergapan. Dan diketahui jika suami dari tersangka Kiki Merdekawati, saat ini mendekam di Lapas Pakjo Palembang dalam kasus Narkoba,” ujarnya.

Lanjut Kapolresta, dengan pengungkapan kasus peredaran ekstasi tersebut kini pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku-pelaku lainnya yang merupakan jaringan dari tersangka.

“Jadi, untuk kasusnya masih kita kembangkan guna mengungkap dan menangkap pelaku lainnya,” tandasnya.

Sementara tersangka Kiki Merdekawati yang dihadirkan dalam gelar ungkap kasus tersebut enggan berkomentar banyak. Dengan menunduk tersangka Kiki mengatakan, jika ekstasi tersebut didapatnya dari tersangka Doni Kurniawan yang tewas tertambak petugas kepolisian.

“Aku tahunya ekstasi itu dari Doni (tersangka yang tewas tertembak), dan saya belum tahu mau dijual kemana ekstasi tersebut. Sebab baru itulah saya bertemu dengan Doni,” tutupnya. (ded)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Penjual Telur Gulung yang Hanyut di Sungai Ogan Ditemukan Meninggal Dunia

Palembang, KoranSN Asep (29), penjual telur gulung yang sebelumnya hanyut dan tenggelam di Sungai Ogan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!