Pengedar Sabu dan 1000 Ekstasi Dibekuk Polda Sumsel









Para tersangka saat diamankan di Polda Sumsel.

Sedangkan tersangka Agus Mulyadi mengungkapkan, sabu yang dibawanya bersama rekannya tersangka Saari merupakan milik ‘DN’ (DPO).

“Saya membawa sabu itu karena ‘DN’ akan memberikan upah Rp 10 juta, jika sabu itu sampai kepada pembelinya,” ujarnya.

Sementara tersangka Saari mengungkapkan, sebelum tertangkap polisi, dirinya tidak tahu jika ternyata rekannya Agus Mulyadi membawa sabu.

“Saya bekerja sebagai ojek. Jadi saat itu teman saya Agus Mulyadi ini membawa bungkusan meminta diantarkan ke Jalan Brigjen HM Dhani Efendi. Setiba di lokasi, Agus Mulyadi menyuruh menunggu karena dia hendak menemui sesorang, disaat itulah ada polisi datang hingga kami pun tertangkap,” katanya.

Kemudian tersangka Dedi Iskandar mengaku, barang bukti 1000 ekstasi tersebut merupakan mili ‘DK’ (DPO).

“Baru satu kali inilah saya membawa ekstasi. Itupun saya lakukan karena ‘DK’ menjanjikan uang. Sementara untuk senjata api yang diamankan tersebut merupakan milik teman saya yang kini telah meninggal dunia. Senjata api tersebut ada pada saya, karena sebelum meninggal, teman saya menitipkan senjata api itu ke saya,” tandasnya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Juni mengungkapkan, keempat tersangka ditangkap merupakan hasil penyelidikan, yang dilakukan pihaknya selama satu pekan belakangan ini. Para tersangka ditangkap di lokasi berbeda.

Baca Juga :   Ayik Transaksi Ganja, Dua Pemuda Diringkus Polisi Berpakaian Preman

“Dengan tertangkapnya keempat tersangka kini kita masih melakukan pengembangan penyelidikan guna menangkap pelaku lainnya yang belum tertangkap. Sementara untuk keempat tersangka yang ditangkap dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009,” tandasnya. (ded)











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan IRT Setelah Enam Tahun Ditutupi Pelaku

Makassar, KoranSN Jajaran Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan mengungkap kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga berinisial …

error: Content is protected !!