Pengelola Wisata Cirebon Berharap Kompensasi Selama PPKM Darurat



Selama PPKM Darurat ini kata Alexandra banyak kehilangan pemasukan, bahkan sampai tidak bisa membayar honor para pemandu wisata.

“Kami liburkan dahulu pemandu wisata, karena mereka bayarannya bergantung pada kunjungan wisatawan,” tuturnya.

Ia memastikan akan tetap mematuhi kebijakan pemerintah, akan tetapi ia berharap adanya kompensasi, karena perawatan dan pemeliharaan keraton membutuhkan anggaran yang cukup besar. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pengamat: Holding BUMN Pariwisata Dorong “Value Creation”

Jakarta, KoranSN Pengamat BUMN Toto Pranoto dari Universitas Indonesia menilai pembentukan Holding BUMN Aviasi dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.