Pengerjaan Jembatan Pengabuan Terkesan Lamban, Warga Mulai Resah

Teks/Foto : Tampak sebuah mobil terpaksa menyeberangi sungai karena jembatan yang belum kunjung selesai. (foto-anasrul/koransn.com)
MENYEBERANGI – Tampak sebuah mobil terpaksa menyeberangi sungai karena jembatan yang belum kunjung selesai. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Pembangunan jembatan penghubung yang ada di Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten PALI yang pengerjaannya dilakukan Pertamina Adera mulai dikeluhkan warga. Sebab, pekerjaan yang sudah di mulai hampir dua bulan tersebut dinilai lamban.

Akibat lambannya pengerjaan itu, warga merasa aktivitasnya terhambat karena jembatan sementara yang dibuat terlalu rendah hingga ketika hujan datang, jembatan sementara tersebut terendam air.

“Banyak sepeda motor warga yang akan pergi ke kebun atau beraktivitas lain mati, ketika melintas jembatan tersebut karena terlalu rendah, akibatnya ketika hujan kebanjiran. Kami minta pekerjaannya bisa dipercepat, sebab jembatan ini akses satu-satunya penghubung masyarakat untuk beraktivitas,” ujar Jesi (45) salahsatu warga yang tak jauh dari pembangunan jembatan tersebut, Senin (7/11/2016).

Baca Juga :   Warga Pali Dihebohkan Suara Tembakan, Banyak Aparat Lengkap Bersenjata Laras Panjang

Sementara Kepala Desa Pengabuan, Anto menilai pihak Pertamina Adera terlalu santai dalam mengerjakan jembatan yang hampir keseluruhannya terbuat dari pipa besi itu.

“Kami pantau setiap hari, namun pekerjanya terlalu santai. Kalau bisa pihak Pertamina mempercepat pembangunan jembatan itu, sebab kasihan masyarakat sini. Dimana hujan turun, warga susah menyeberang,” pintanya.

Sementara itu, Wahyudi salahsatu staf bagian konstruksi Pertamina Adera, ketika dihubungi awak media, Senin (7/11/2016) membantah pihaknya lamban dalam mengerjakan jembatan tersebut.

“Kita tidak pernah santai, target kita masih satu bulan lagi, dan pengerjaan jembatan tersebut sudah maksimal. Kita berharap warga bersabar dan minta dukungan serta doanya agar pengerjaan jembatan itu bisa selesai tepat waktu. Dan kalau memang itu masih dinilai lamban, kami akan menambah tenaga kerja, tetapi sebelumnya akan ditinjau kembali porsi kebutuhannya berapa,” jelasnya. (ans)

Baca Juga :   Puluhan Honorer K2 di PALI Menangis di Ruang Rapat DPRD Minta Kejelasan Status
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Vaksin Alat Paling Efektif Mencegah Penularan Penyakit

Jakarta, KoranSN Kemampuan vaksin untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit tertentu seperti COVID-19, membuatnya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.