Penggemar SFC Harus Berikan Kritik Bersifat Membangun

Presiden SFC, Dodi Reza Alex didampingi Pelatih Kepala, Rahmad Darmawan dan pemain SFC, Adam Alis dan Alberto Goncalves saat acara sharing with the president SFC di Opi Mall Jakabaring Palembang. (Foto-Reigan/Koransn)

Palembang, KoranSN

Manajemen klub Sriwijaya FC (SFC), menggelar acara sharing with Presiden SFC, Dodi Reza Alex Noerdin, Sabtu (10/2/2018) bertempat di Opi Mall Jakabaring Palembang.

Bersama para penggemar klub kebanggaan masyarakat Kota Pempek bertujuan untuk memberikan kritik serta saran kepada klub SFC yang sifatnya membangun bukan untuk menjatuhkan.

“Diadakannya acara ini untuk mendengarkan masukan dari para suporter dan penggemar agar lebih bisa membangun kekompakan, serta kesolitan tim SFC kedepannya. Namun yang kita butuhkan disini kritik serta saran yang membangun bukan malah untuk menjatuhkan mental para pemain,” ungkap Presiden SFC, Dodi Reza Alex Noerdin didampingi Pelatih Kepala SFC, Rahmad Darmawan (RD) dan beberapa pemain seperti, Alberto Goncalves dan Adam Alis.

Menurut Dodi, didalam sepakbola kalah menang adalah hal biasa, namun tanpa dukungan dari para suporter dan penggemar, tim SFC bukan siapa-siapa.

Untuk itu, dengan adanya acara seperti ini dan berkat perjuangan serta doa bersama semoga bisa mendapatkan hasil terbaik yang diinginkan untuk tim ini.

Dari itu Dodi berharap kepada seluruh rakyat Sumsel agar berikanlah dukungan serta doanya yang terbaik bagi SFC.

“Ini semua pemacu target, jadi para pemain bisa bermain lepas agar mendapatkan hasil terbaik tidak hanya dalam turnamen Piala Presiden ini, tetapi untuk menghadapi Liga Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, dalam menghadapi leg pertama semi final Piala Presiden menghadapi Bali United pada Minggu (11/2/2018) malam di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Pelatih Kepala SFC, RD menuturkan, bahwa tim SFC harus bermain dengan kekompakan tim yang lebih tinggi.

Baca Juga :   Xavi Kecewa Timnya Menyia-Nyiakan Peluang Saat Kalah di El Clasico

Menurut RD, tim Serdadu Tridatu julukan Bali United tidak banyak melalukan perubahan pemain dari musim lalu.

“Berbed dengan SFC yang membutuhkan waktu lebih panjang untuk mematangkan komposisi pemain. Meski Bali United adalah tim kuat dan sulit dikalahkan, tapi bukan tidak mungkin untuk kita bisa mengalahkan mereka, apalagi kita bermain di kandang sendiri,” jelas RD.

Lanjut RD, ajang Piala Presiden ini dimanfaatkan tidak hanya untuk mematangkan strategi teknik dan taktik, tetapi juga untuk mematangkan mentalitas pemain sebelum menghadapi Liga I Indonesia.

“Kita masih terus berupaya untuk mematangkan mental pemain, sehingga dalam permainan nanti kita bisa bermain lepas dan mendapatkan kemenangan,” pungkasnya. (rgn)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

KONI-Bayan Championship Jadi Ajang Lahirkan Atlet Muda Berprestasi

Jakarta, KoranSN Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman mengemukakan ajang kompetisi KONI-Bayan …

error: Content is protected !!