Penilaian Adipura Menurun, Palembang Harus Banyak Berbenah

Piala Adipura. (foto/net)

Palembang, KoranSN

Penilaian penghargaan Adipura untuk tahun 2017 ini mulai dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) RI. Sejauh ini penilaian Adipura untuk Kota Palembang sendiri sangat menurun, dinilai dari aspek kurangnya pemberdayaan manusia di Palembang dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan sekitar.

Direktur Pengelolaan Sampah Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya KLHK RI, Sudirman menjelaskan, perlu pembenahan dan kerja keras para pejabat dan masyarakat agar Kota Palembang bisa meraih Adipura kembali untuk tahun 2017 ini.

“Palembang dulu sempat mendapatkan Adipura Kencana yang merupakan penghargaan tertinggi dalam penilaian Adipura. Dulu Palembang ini cantik, bagus, indah. Nah, sekarang penilaiannya sejauh ini agak ‘melorot’ jadi saya rasa Palembang saat ini perlu pembenahan dalam segala aspek, terutama pemberdayaan SDM,” terangnya, saat diwawancarai di kantor Setda Palembang, Selasa (7/3/2017).

Dalam kesempatan tersebut, Sudirman mengungkapkan, rata-rata penilaian yang dimiliki Palembang saat ini sudah cukup bagus, namun bagus disini bukan berarti sudah maksimal, masih aman tapi belum masuk dalam kategori bakal mendapat penghargaan Adipura ditahun ini.

“Persaingan untuk setiap kabupaten/kota ini kan setiap tahunnya tentu meningkat, wilayah masing-masing setiap tahunnya tentu melakukan perbaikan-perbaikan dalam berbagai aspek. Kalau tidak ada peningkatan, Adipura yang pernah di dapat Palembang bisa lepas dan diambil daerah lain. Untuk itu kita sarankan Palembang berbenah agar dapat lebih bagus dan mendapatkan Adipura Kencana lagi, kembalikan arahnya seperti itu. Memang agak berat tapi peluang untuk mendapatkan penghargaan tertinggi itu masih tetap ada,” jelasnya.

Baca Juga :   Ratusan Driver Ojek Online Tuntut Kenaikan Tarif

Menurut Sudirman, untuk Adipura ditahun ini memang pihaknya lebih memperketat penilaian. Bukan hanya dilihat dari kebersihan, aspek lain seperti ekonomi kerakyatan, pendapatan income dari pariwisatanya juga berpengaruh untuk kali ini.

“Penilaian memang kita perketat, terkait masih banyaknya kekurangan inilah kita selalu informasikan, agar pemerintah setempat dapat segera melakukan perbaikan. Jadi kali ini penilainnya akan lebih detail dan mencakup semua aspek. Untuk itu pemerintah haruslah bekerjasama dan berkoordinasi dengan baik. Kepala-kepala dinas harus bekerja dong, bantu Walikota agar mendapatkan prestasi yang baik,” imbuhnya.

Terkait kegiatan gotong royong yang telah rutin dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam beberapa tahun ini, Sudirman mengatakan, kegiatan itu sudah cukup bagus. Tapi hasilnya dari kegiatan tersebut sama sekali belum terlihat pengaruhnya terhadap pemberdayaan manusianya. “Bagus kalau sudah ada kegiatan gotong royong itu, tapi Palembang harus lebih banyak mengajak dan mengikutsertakan masyarakat, masyarakat harus punya andil, harus ditumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan. Apalagi sebagai tuan rumah dalam beberapa kegiatan atau even internasional, Palembang harus memperbanyak prestasi,” ujarnya.

Baca Juga :   Aplikasi Anjab dan ABK Berbasis Permudah Analisis Kebutuhan SDM

Ia menambahkan, untuk dapat lebih baik, Palembang jangan hanya sekedar menjadi kota yang cantik, harus ada daya saing sendiri yang dimiliki. “Prestasi Walikotanya juga harus ditingkatkan dengan dibantu seluruh jajaran pemerintahan terutama kepala-kepala dinas,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang, Faizal AR mengatakan, pihaknya bakal bekerja dengan semaksimal mungkin agar Palembang dapat kembali meraih Adipura Kencana, meskipun Palembang saat ini tengah banyak melakukan pembangunan.

“Untuk pembangunan yang sedang dijalankan saat ini memang dari KLHK memaklumi hal itu. Kita akan upayakan perbaikan dan melakukan pembenahan dari aspek lainnya, misalnya seperti TPA Sukawinatan yang saat ini juga menjadi sorotan pusat, itu rencananya bakal kita jadikan tempat rekreasi dimana jalan menuju kesana sudah diperbaiki. Jadi kita mohon bantuan dari semua Stakeholder yang ada, dan untuk masukan dari kementerian LHK nanti akan kuta evaluasi,” katanya. (tya)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Pulau Kemaro Dibangun Tanggul

Palembang, KoranSN Alat berat dan puluhan Pegawai Harian Lepas (PHL) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan …