Dua Penodong Bertopeng Beraksi di Jakabaring

Korban penodongan saat melapor di SPK Terpadu Polresta Palembang, Senin (27/11/2017). (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Apes yang dialami oleh Riki Ricardo (35), warga jalan Gubernur H Bastari Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I Palembang ini.
Ia telah ditodong oleh dua orang yang tak dikenal dengan menggunakan penutup wajah saat berkendara melintasi kawasan Jakabaring.

Akibatnya kejadian tersebut, Riki yang kesehariannya sebagai bos tampal ban ini harus merelakan uangnya miliknya sebesar Rp 500 ribu setelah ditodong dua pelaku menggunakan Sajam jenis pisau.

Tak terima dengan apa yang telah dialaminya tersebut, Riki pun mendatangi Mapolresta Palembang untuk melaporkan kejadian yang telah dialaminya, Senin (27/11/2017).

“Saya mau buat laporan Pak, karena telah ditolong dua orang pelaku menggunakan Sajam yang memakai penutup wajah,” katanya saat mendatangi Mapolresta Palembang.

Kepada petugas, dirinya menceritakan kejadian nahas yang dialaminya terjadi pada Senin pagi (27/11/2017) sekitar pukul 04.00 WIB disimpang tiga Pasar Induk Jakabaring Palembang. Dimana saat itu dirinya hendak membeli rokok tidak jauh dari tempat tambal bannya.

Baca Juga :   KPK Akan Jadikan Alat Bukti Keterangan Miftahul Ulum di Persidangan

Tanpa disadarinya, tiba-tiba dua orang pria yang menggunakan penutup wajah langsung menodongnya dengan menggunakan sajam.

“Pelakunya dua orang Pak!, satu orang langsung memegang tangan saya kebelakang, dan satu orang lagi menodongkan Sajam kearah saya sambil merampas uang yang ada didalam tas saya,” ungkapnya.

Setelah berhasil merampas uang yang ada didalam tas miliknya, sambung Riki. Kedua pelaku pun langsung melarikan diri dan meninggalkan korban.

”Begitu mereka pergi, saya pun kembali ke tempat tambal ban saya, dan memanggil teman saya sambil mengatakan kalau saya telah ditodong, saat kami kesana para pelaku sudah pergi,” terangnya.

Dirinya pun berharap, dengan adanya laporan yang ia buat. Petugas dapat menangkap pelaku yang telah melakukan penodongan terhadap dirinya. “ Saya berharap pelakunya dapat segera ditangkap Pak,” harapnya.

Baca Juga :   Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Polda Sumsel Hingga Polsek-Polsek Dijaga Ketat

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui KA SPK Terpadu, Ipda Dennie mengatakan, mendapatkan adanya laporan tindak pidana penodongan, pihaknya langsung melakukan olah TKP dilokasi kejadian.

“Kita sudah melakukan olah TKP, korban juga sudah membuat laporan selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Sat Reskrim Polresta Palembang. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian uang sebesar Rp 500 ribu setelah ditolong pelaku dengan Sajam,” tutupnya (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Ingatkan Putra Rhoma Irama Hadiri Panggilan Penyidik

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Romy Syahrial, putra pedangdut Rhoma Irama, menghadiri panggilan …