Penyalahgunaan Narkoba Semakin Memprihatinkan







Petugas saat memusnahkan narkoba. (foto-sumantri/koransn.com)

Sekayu, KoranSN

Perang sekarang bukan lagi melawan bangsa lain dengan menggunakan senjata, tapi ada dua perang yang harus dihadapi bersama. Pertama perang ekonomi, dimana bangsa lain menyerang kita dengan sistem ekonomi akibat globalisasi perdagangan bebas, kedua perang narkoba.

Demikian diungkapkan Plt Sekda Muba, H. Apriyadi dalam sambutannya saat menghadiri pemusnahan barang bukti narkoba di halaman Mapolres Muba dalam rangka peringatan HUT RI ke-72, Selasa (15/8/2017).

“Yang kedua inilah yang paling berbahaya, di mana untuk Kabupaten Muba ini sedang marak peredaran narkoba paling banyak di malam pesta rakyat yang merupakan tradisi masyarakat Muba,” katanya.

Lanjut Plt Sekda, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba saat ini menjadi masalah yang sangat memperihatinkan dan cenderung meningkat serta merupakan masalah bersama bagi pemerintah dan masyarakat. Sehingga memerlukan strategi yang melibatkan seluruh komponen bangsa dalam suatu komitmen bersama untuk melaksanakan strategi pencegahan peredaran narkoba di tengah masyarakat di Kabupaten Muba.

“Kami selaku pemerintah sekaligus mewakili masyarakat Muba, mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Muba, yang terus gencar melakukan pemberantasan narkoba diwilayah hukum Kabupaten Muba, karena narkotika adalah bahaya global dan ancaman serius bagi dunia yang bisa mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara,” pungkas Apriyadi.

Pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu dilakukan dengan cara diblender, sedangkan untuk jenis ganja dan yang lainnya dibakar. Pemusnahan dilakukan oleh Plt Sekda Muba bersama Wakapolres Muba Kompol Dodi Indra Eka Putra SIk MH, Ketua DPRD Muba Abusari Burhan SH MSi, Kapten Tarjo mewakili Dandim 0401 Muba, serta seluruh FKPD dan OPD Muba.

Pada kesempatan yag sama Wakapolres Muba Kompol Dodi Indra Eka Putra mengatakan, pemusnahaan barang bukti narkoba ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dalaam rangka memperingati HUT RI ke-72. Untuk di Muba sendiri barang bukti narkobaa yang dimusnakan seberat 10 Kg ganja, 5 gram sabu-sabu dan beberapa butir pil ekstasi.

“Untuk tahun 2015 kasus narkoba yang kita tangani berjumlah 113 kasus, tahun 2016 ada 116 kasus, sedangkan pada tahun 2017 baru masuk bulan Agsustus sudah mencapai 94 kasus narkoba, dengan begitu untuk peredaran narkoba di Kabupaten Muba dinyatakan mengalami peningkatan,” ungkap Wakapolres.

Baca Juga :   Ribuan Umat Islam “Putihkan” Masjid Al Amir

Dengan pemusnahan barang bukti narkoba tersebut, ia mengharapkan semua lapisan masyarakat dapat berperan aktif dan saling bahu membahu memerangi narkoba khususnya di wilayah Kabupaten Muba.

Dalam acara tersebut dilaksanakan juga penyerahan piagam penghargaan kepada Kepada Kepala Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir, tokoh masyarakat Desa Mekar Jaya Triono, dan Ketua KNPI Muba Okto, atas partisipasi membantu pihak Direktorat Narkoba Polda Sumsel dan jajaran Sat Res Narkoba Polres Muba serta dibantu masyarakat sekitar dalam menangkap pelaku pengedar narkoba dari Aceh yang melarikan diri ke dalam hutan di wilayah Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir, pada Sabtu (11/8/2017), dimana pelaku berjumlah enam orang yakni, Syahrial Efendi Alias Ucil, Ali Akbar, Suparman, Adit Arwana, Muhammad bin Syafidin, dan Sayuti Alias Josua berhasil ditangkap beserta barang bukti benyak 4000 butir pil ekstasi. (tri)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Pastikan Layanan Paspor Berjalan Baik, Divisi Keimigrasian Kemenkumham Sumsel Tinjau Kanim Muara Enim

Muara Enim, KoranSN Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Muhamad Novyandri dan anggota tim melakukan …

error: Content is protected !!