Penyaluran Kredit Capai Rp 76 Triliun



Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel, Panca Hadi Suryatno didampinggi jajaran pejabat lainya saat memasuki tempat acara, Selasa (23/1/2018). (foto-soimah/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumatra Bagian Selatan penyaluran kredit di Sumsel pada tahun 2017 mencapai Rp 76,38 triliun atau hanya tumbuh 7,71%  dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut dikatakan Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Kantor Regional 7 Sumatra Bagian Selatan, Sabil, Selasa (23/1/2018) saat acara pertemuan tahunan industry jasa keuangan daerah 2018 di Hotel Novotel.

Sementara kinerja penghimpunan DPK dikatakannya, jauh melampaui kredit yang mana tumbuh 14,14% dari Rp63,18 triliun menjadi 72,12 triliun. Untuk itu di tahun 2018, penyaluran kredit di Sumatera Selatan diyakini bisa tumbuh mengikuti target nasional sebesar 10% sampai 12%. Hal tersebut didorong faktor yang menunjang bisnis pembiayaan salah satunya Asian Games 2018.

Baca Juga :   Rp 7 Juta untuk Anak-anak Penderita Kanker

Menurutnya, event besar seperti Asian Games dapat mendorong sektor perdagangan dan pariwisata di Sumsel menggeliat. Meskipun tahun 2018 tidak mudah, tetapi Sumsel memiliki beberapa kegiatan besar yang dapat menjadi trigger pertumbuhan kredit. Penyaluran kredit banyak diserap sektor perdagangan karena peredaran uang di sektor itu lebih cepat berputar.

Bahkan, momen besar tersebut juga bisa memacu pertumbuhan pembiayaan untuk pelaku usaha mikro,kecil dan menengah (UMKM) yang menggarap peluang usaha berkenaan dengan Asian Games.

“Pelaku usaha yang cepat bergerak itu kan UMKM, mereka fleksibel dan lebih cepat beradaptasi terhadap kebutuhan pasar,”jelasnya.

Baca Juga :   Presiden: Pasar Keuangan Dunia Goncang Karena COVID-19

Dikatakannya, pihaknya ingin kinerja penyaluran kredit oleh perbankan di Sumsel bisa sejajar dengan kinerja perbankan lain secara nasional. Karena itu, OJK KR7 Sumbagsel mendorong perbankan yang ada di Sumsel untuk gencar ekspansi pada tahun ini.

“Tambahlah jaringan kantor karena berpotensi untuk meningkatkan penyaluran kredit maupun penghimpunan DPK,” ujarnya.

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Pengguna Internet Rumah “XL Home” Naik 200%

Bandung, KoranSN Layanan internet fiber XL Home dari PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kini …