Penyelesaian Kasus 3C di Polres Lubuklinggau Meningkat

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar bersama Walikota, H SN Prana Putra Sohe, Dandim 0406 MLM, Letkol Kav Dodi Syamsurizal dan Ketua DPRD, H.Rodi Wijaya serta para pejabat Polres menggelar relis akhir tahun 2017. (Foto-Rifat/Koransn)

Lubuklinggau, KoranSN

Rilis pengungkapan kasus sepanjang tahun 2017, Sabtu (30/12/2017) digelar Polres Lubuklinggau. Secara umum jumlah kejahatan mengalami penurunan, sedangkan penyelesaian kasus terjadi peningkatan kasusnya aksi kejahatan 3C.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar menjelaskan, ada 956 tindak pidana yang dilaporkan oleh masyarakat Lubuklinggau kepada Polres Lubuklinggau dan jajaran di 2017. Jumlah itu mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yakni mencapai 1.311.

“Jadi mengalami penurunan sekitar 27 persen,” kata Sunandar dalam rilis akhir tahun di Mapolres Lubuklinggau.

Baca Juga :   KPK Tangkap Buronan Hiendra Soenjoto

Kemudian penyelesaian kasus ditahun 2017 sebanyak 579 kasus atau 61 persen. Itu meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 19 persen. Di 2016 hanya 42 persen.

Selain itu, Sunandar mengungkapkan, kasus tindak pidana yang menjadi atensi yakni 3C (Curas, Curat dan Curanmor) alami peningkatan. Curas ditahun 2017 ada 79 kasus, curat 206 kasus dan curamor 149 kasus .

“Ini seluruhnya mengalami peningkatan ditahun 2017. Tetapi ungkap kasus juga naik dari 19 persen ditahun 2016, kemudian 50 persen ditahun 2017,” katanya.

Baca Juga :   Ada Atau Tidak Tersangka Baru Dugaan Korupsi Lapter Atung Bungsu, Tergantung Pengembangan Penyidikan

Sementara itu, untuk kejahatan narkoba, ditahun 2016 ada 66 laporan polisi dengan 100 orang yang ditetapkan tersangka. Di 2017 ada 76 laporan polisi yang masuk dengan jumlah 68 tersangka.

“Untuk barang bukti yang kita amankan juga mengalami jauh peningkatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, rinciannya ganja yang tadinya hanya 2 Kg, di 2017 15,7 Kg. Lalu sabu dari 114 gram, ditahun ini 808 gram. Ekstasi ditahun 2016 ada 19, ditahun ini terdapat 340 butir ekstasi Sunandar juga menambahkan, di aspek lalu lintas di 2017, angka pelanggaran mengalami peningkatan 2016 sebanyak 6.151 tilang, sedangkan 2017 sebanyak 7.567 tilang.

Sementara khusus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) 30 kasus, 17 meninggal dunia, 12 luka berat, 19 luka ringan dan kerugian materil mencapai Rp 112 juta. (rif)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Sidang Dugaan Korupsi KONI Sumsel, Herman Deru Ngaku Lupa Soal Dana Hibah Rp 25 Miliar

Palembang, KoranSN Mantan Gubernur Sumsel Periode 2018-2023 Herman Deru, Senin (22/7/2024) mengaku lupa dan tidak …

error: Content is protected !!