Penyelundupan 16,5 Kg Ganja Aceh Digagalkan





Kapolresta Palembang menunjukkan barang bukti paket ganja yang diamankan dari tersangka. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Jajaran Polsek Sukarami menggagalkan penyelundupan 16,5 Kg paket ganja asal Aceh yang hendak dikirimkan ke Bangka melalui jalur darat. Dalam kasus ini polisi meringkus tersangka Zainal Abadi (32), yang memiliki peran sebagai pembawa paket ganja tersebut.

Tersangka Zainal yang tercatat sebagai warga Dusun Sukadamai Gampong Bangka Jaya Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh ini, ditangkap saat sedang berada di salah satu loket bus di Jalan Kolonel H Burlian Km 9 Palembang.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Haribawono didampingi Kapolsek Sukarami, Kompol Rivanda, Kamis (20/12/2018) mengatakan, terungkapnya kasus penyeludupan gelap narkotika jenis ganja tersebut hasil dari penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.

“Awalnya kami mendapati informasi dari masyarakat hingga kami melakukan penyergapan dan penangkap terhadap tersangka Zainal Abadi, yang saat ditangkap sedang membawa 16,5 Kg ganja di dalam tas ranselnya. Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan tersangka, diketahui jika ganja itu berasal dari Aceh hendak dibawa ke Bangka,” kata Kapolresta saat gelar ungkap kasus di Mapolsek Sukarami Palembang.

Baca Juga :   Usut Dugaan Korupsi Kredit, Kejati Tetap Panggil Mantan Dirut Bank Sumsel Babel

Masih dikatakan Kapolresta, dengan terungkapnya kasus tersebut maka pihaknya saat ini masih melakukan pengembangan untuk mengungkap dan menangkap pelaku lainnya yang merupakan jaringan dari tersangka Zainal.

“Kalau dari keterangan tersangka ini kepada petugas, dia mengaku baru satu kali membawa ganja tersebut dari Aceh. Tapi kami tidak langsung mempercayainya, dari itulah saat ini polisi masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan penyelidikan,” ujarnya.

Lebih jauh diungkapkannya, selama ini Kota Palembang memang hanya dijadikan lokasi perlintasan penyelundupan nakorba.

“Sebab Palembang ini dijadikan tempat transit. Walaupun demikian, kami terus berupaya mengungkap dan meberantas peredaran nakorba di kota ini,” tegasnya.

Lanjut Kapolresta, kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Sukarami guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Dalam kasus ini tersangka kita jerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman pidana hukuman mati, penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun penjara dan paling lama 20 tahun kurungan penjara,” tandas Kapolres.

Baca Juga :   Polres OKU Tembak Mati Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan

Sementara tersangka Zainal Abadi mengatakan, semua paket ganja tersebut merupakan milik seseorang yang tidak dikenalnya di Aceh.

“Saya bertemu orang itu di Aceh, kemudian dia menawarkan saya membawa Ganja ini dengan upah Rp 7.500 ribu. Karena saya tergiur dengan upah tersebut makanya saya mau. Memang ganja itu mau saya bawa ke Bangka namun kepada siapa barang tersebut nantinya diberikan, itu saya tidak tahu. Sebab untuk tujuan saya diarahkan melalui handphone,” tandasnya. (ded)





Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

MRP Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum di KPK

Jakarta, KoranSN Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Dorince Mehue meminta Gubernur Papua, Lukas Enembe untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!