Perampokan Modus Baru Intai Nasabah Bank

Korban saat bercerita di SPKT Polresta Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Masyarakat Palembang harus lebih waspada dengan segala bentuk kejahatan jalanan seperti pencurian dan perampokan, terutama untuk nasabah bank yang baru saja melakukan transaksi pengambilan uang dengan jumlah besar, karena banyak cara dilakukan para pelakunya, bahkan modus tindak kejahatan baru yang terkadang jarang didengar seperti berpura-pura jika mobil yang sedang kalian kendarai tiba-tiba ditegur seseorang karena
menyenggol pengendara lainnya.

Modus semacam itu, Kamis siang kemarin (13/3/2017) sekitar pukul 14.30 WIB dialami salah seorang wanita yang baru saja mengambil uang dari salahsatu ATM di kawasan Pasar Induk Jakabaring Palembang. Akibat kejadian itu, perempuan tersebut kehilangan uang senilai Rp 68 juta.

Korban yang tak mau menyebutkan namanya ini mengatakan, perampokan modus baru yang dialaminya bermula ketika ia baru saja mengambil sejumlah uang di ATM kawasan Jakabaring. Setelah itu, korban yang hanya seorang diri menyetir mobilnya hendak pulang kerumahnya di daerah Plaju.

Namun ketika dalam perjalanan pulang, tepatnya tak jauh di depan Kantor Imigrasi Kelas 1A Jakabaring Palembang, tiba-tiba mobil yang ia kendarainya di ketok kaca mobilnya oleh salah seorang pengendara motor yang terlihat tampak satu keluarga karena ada anak kecil dan sosok seoarang isteri yang sedang dibonceng pengendara tersebut.

Baca Juga :   Suami Pembunuh Istri di Lubuklinggau Menangis dan Menyesal

“Saat nyetir, tiba-tiba ada pengendara motor yang sepertinya satu keluarga mengetuk kaca kanan depan mobil saya dan mengatakan jika mobil saya sudah menyenggol sepeda motornya. Saya merasa tak menyenggol mereka sempat tak mau menghentikan mobil saya namun karena pengendara motor itu, bilang ‘liat kebelakang mobil kamu kempot sudah nyenggol motor aku’. Penasaran saya meminggirkan mobil dan turun, saat itulah
dari samping kiri ada sebuah sepeda motor datang dan membuka pintu kiri mobil langsung mengambil tas berisikan uang yang baru saja saya ambil dari bank,” katanya saat mendatangi SPK Terpadu Polresta Palembang.

Dijelaskannya, saat ia turun dan melihat belakang mobilnya, ternyata tak ada kerusakan apapun. Tak lama, setelah tas yang berisikan uang senilai Rp 68 juta hilang, sepda motor yang terlihat tampak satu keluarga tersebut langsung kabur tancap gas. “Saya tidak tahu Pak!, kalau saya sudah dibuntuti kawanan mereka saat saya mengambil uang di ATM,” jelasnya.

Baca Juga :   Mencoba Kabur, Begal di PALI Ditembak

Pantauan SN, jajaran Sat Reskrim Polsek SU I yang mendapatkan laporan tersebut, langsung menjemput korban dari Polresta Palembang dan membawanya ke lokasi kejadian untuk mencari jejak-jekak tertinggal guna melakukan pengejaran terhadap para pelakunya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede membenarkan adanya pengaduan tersebut. “Laporan korban sudah diterima pihak Polsek SU I, untuk ditindaklanjuti, sekarang anggota dilapangan sedang melakukan penelusuran untuk mengejar pelakunya,” singkatnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Konstruksi Perkara Komut PT AIP Tersangka Korupsi Pengadaan CSRT

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan konstruksi perkara penetapan Komisaris Utama PT Ametis Indogeo …