Peras dan Ancam Ayah Kandung Ari Diringkus





Tersangka Ari saat diamankan di Mapolsek Lubuklinggau Utara Polres Lubuklinggau. (foto-ist)

Lubuklinggau, KoranSN

Perilaku Ari Kusmiran alias Ari (24), warga di Kelurahan Senalang Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau terhadap sang ayah sangat tak patut diconto. Ia memarahi sang ayah dan meminta uang dengan cara memaksa dan memeras.

Kejadian itu dialami sang ayah, Sabtu (13/7/2019) sekitar pukul 01.30 WIB di depan rumah. Dan kejadian itu dilihat saudara kandungnyayang langsung menegur tersangka Ari. Namun tersangka tidak senang dan mengancam akan membunuh saudaranya itu.

“Korban melaporkan kejadian ke Polsek berdasar LPB/83/VII/2019/RES LLG/SEK LLG Utara, 15 Juli 2019,” kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Harison Manik.

Kejadian terjadi saat tersangka memarahi sang Ayah di luar rumah. Tersangka meminta uang dengan cara memaksa. Korban menegur tersangka. Namun tersangka tidak terima. Lalu tersangka mengambil motor korban dan mengancam korban ingin membunuhnya sambil merusak motor menggunakan parang.

Baca Juga :   Berkunjung Dirumah Pacar, Riski Tewas Tersengat Listrik

“Korban berhasil masuk kedalam rumah untuk menyelematkan diri dan mengunci rumah,” jelasnya.

Tersangka kemudian pergi sekitar pukul 08.00 WIB. Korban lantas bercerita kepada kakaknya yang lain yang menjadi saksi yakni Aan Sangkutiyar. Lalu korban dan saksi mengungsikan kedua orang tua mereka dengan mengontrak ditempat lain di daerah Kelurahan Sidorejo.

“Ketika saksi dan korban kembali lagi ke rumah untuk mengambil barang-barang, di lorong dekat rumah itu, korban bertemu dengan tersangka,” bebernya.

Tersangka langsung mengejar korban sambil membawa parang dan mengancam korban hingga korban dan saksi berlari untuk menyelamatkan diri. Lantas kejadian itu diceritakan saksi dan korban kepada keluarganya yang lain. Dan semua keluarga sepakat agar tersangka dilaporkan ke Polisi.

Baca Juga :   Bupati Banggai Laut yang Ditangkap KPK Miliki Kekayaan Rp 5,4 Miliar

“Saksi dan korban melaporkan kejadian ke Polsek,” ujarnya.

Saksi dan korban menjelaskan, bahwa tersangka diduga pecandu Narkoba. Tersangka juga memang sering kedapatan mengkonsumsi Narkoba. Dan apabila meminta uang dengan orang tuanya selalu memaksa dan diperas.

“Saksi korban dan orang tuanya mengalami trauma dan ketakutan akibat diancam tersangka,” ungkapnya.

Tersangka ditangkap, Senin (15/7/2019) sekitar pukul 13.00 WIB di rumahnya. Tersangka diamankan tanpa melakukan perlawanan kemudian dilakukan penggeledahan didalam rumah tersangka. Ditemukan barang bukti senjata tajam jenis parang yang digunakan tersangka mengancam korban dan sepeda motor.

Selain itu, ditemukan pula barang-barang yang diduga sebagai alat konsumsi Narkoba jenis sabu di dalam kamar tersangka.

“Barang bukti yang disita satu bilah sajam jenis parang, satu unit motor milik korban. Lalu alat-alat hisap sabu,” ujarnya. (rif)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Vendor: Kementan Berutang Rp 1,6 Miliar Usai Penuhi Permintaan SYL

Jakarta, KoranSN Salah satu vendor di Kementerian Pertanian (Kementan), PT Haka Cipta Loka dan Haka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!