Peras Sopir, Preman Dilaporkan ke Polisi

Kapolsek Sanga Desa, Ipda Heri S

Sekayu, SN

Setiap kali melintas di Desa Nganti Kecamatan Sanga Desa, Muba para sopir truk pengangkut CPO milik PT Wahana Potensi Guna (WPG) harus membayar uang hingga Rp 150 ribu.

Sering diperas oleh kedua preman kampung itu akhirnya para sopir itu melapor ke PT WPG dan melapor juga ke Polsek Sanga Desa.

Mendapat laporan itu jajaran Polsek Sanga Desa langsung mengamankan kedua preman yang sering mencegat dan memeras para sopir truk, pihak
polisi berhasil merampas satu senjata api rakitan (Sanpira) laras pendek dan dua buah amunisi, Kejadian Minggu (21/6) sore pukul 15.00 Wib.

Baca Juga :   Bupati Musi Rawas Donasikan 4 Bulan Gajinya untuk Penanganan Covid-19

“Kita tidak terima diperas Rp 150 ribu, tiap kali lewat Desa Nganti ini,” kata Rusli, salah seorang supir truk. Atas aksi pemerasan itulah, para supir truk yang dicengat dan diperas oknum preman itu.

Kapolsek Sanga Desa, Ipda Heri Supriyanto, langsung turun  dan menangkap kedua pelaku pemerasan itu. Lalu kedua pelaku, dibawa ke
rumahnya dan dilakukan pengeledahan. Pada pengeladahan itulah, polisi mengamankan satu pucuk senjata api rakitan (senpira) laras pendek dan dua amunisi.

Sayangnya pada penggeledahan ini, kedua pelaku berhasil melarikan diri.

Baca Juga :   Mancing Bersama Warnai Hari Bhakti Adhyaksa ke-59

Kapolres Muba, AKBP M Ridwan Sik melalui  KBO Satreskrim Polres Muba, Iptu Dedi Harianto berjanji, akan megejar kedua prema yang melakukan pemerasan kepada supir truk CPO yang ada. Penangkapan itu, haruslah segera dilakukan demi berikan kenyamanan bagi supir truk dan pengendara lainnya. (tri)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Heri Amalindo Sembuh dari Corona

PALI, KoranSN Setelah dinyatakan negatif dari Covid-19 oleh Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang melalui …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.