Percasi PALI Kembali Gelar Kompetisi Catur se-Sumatera





Percasi PALI saat foto bersama. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

KONI Kabupaten PALI melalui Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) menggelar kompetisi catur se-Sumatera untuk memperebutkan Piala Bupati PALI 2019, baik tingkat SD, SMP, SMA dan Umum.
Kompetisi langkah awal menjaring bibit menuju jenjang Nasonal yang akan diadakan Septembet 2019 mendatang.

Ketua Percasi Kabupaten PALI Hilman mengungkapkan, kompetisi ini sebagai langkah awal atlet menuju jenjang yang lebih tinggi, realisasi pembinaan prestasi olahraga di seluruh Kabupaten, Kota dan Provinsi di Sumatera, menjelang even Nasional.

“Kompetisi ini di ikuti oleh 600 peserta catur dari seluruh Sumatera baik provinsi Bengkulu, Jambi Lampung Medan dan Aceh, Kepulauan Riau serta lainnya, dengan 4 kategori kelompok, yaitu; kelompok tingkat SD, SMP, SMA dan Umum se Kabupaten PALI dan se Sumatera,” ujarnya kemarin.

Baca Juga :   Sungai Meluap, Jembatan Gantung Batu Gajah Putus Diterjang Rempan

Bupati PALI, Heri Amalindo melalui Asisten III Drs Ruswani mengungkapkan, dengan adanya kompetisi tersebut diharapkan dapat melahirkan pemain-pemain catur baru yang handal dan berkelanjutan di masa yang akan datang untuk terus melestarikan olahraga catur, mengingat catur berkembang menjadi salah satu permainan paling populer.

Menurutnya, olahraga catur bisa melatih kecerdasan otak karena catur mengharuskan bermain dengan berpikir yang lebih tajam, tetapi dengan rentang waktu yang sangat sempit memutuskan langkah terbaik. Seringkali kemampuan bermain catur yang mampu diasosiasikan dengan tingkat intelegensi yang tinggi.

Baca Juga :   Percepat Tumbuhnya Rumah Tahfidz, Herman Deru Segera Sebar Qori dan Qoriah STQH

“Saya yakin seorang atlet catur berpikirnya selalu tentang strategi, posisi dan mencari akal agar tidak mudah menyerah. Selalu ada tantangan di dalam hidup dan selalu memberi gairah untuk hidup. Saya berharap agar acara turnamen catur ini dapat terus dilaksanakan,” pungkasnya. (ans)





Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

5 Desa di OKI Sepakat Jadi Bagian Tim Mitigasi Cegah Konflik Gajah dan Manusia

Kayuagung, KoranSN Konflik satwa gajah dan manusia kerap terjadi di Sumatera Selatan (Sumsel), khususnya di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!