Percepatan Pembangunan di Sumsel Butuh Dana Tambahan Rp 1,7 Triliyun





Yohanes L Toruan.
Yohannes H Toruan.

Palembang, KoranSN

Menjelang Asian Games 2018 mendatang, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) III memprediksi butuh tambahan dana Rp 1,7 triliyun untuk percepatan pembangunan di Sumsel. Demikian diungkapkan Asisten II bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel, Yohannes H Toruan usai menerima kunjungan pejabat baru unit pelaksana teknis/balai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI di Sumsel, Senin (26/9/2016)

“Dana tersebut nantinya akan diusulkan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin ke Kementerian PUPR RI untuk mendukung Pelaksanaan Asian Games di Sumsel,” katanya.

Menurutnya, menjelang Asian Games ini pembangunan di Sumsel harus dipercepat. Namun, tentunya dalam percepatan ini sendiri diperlukan dana tambahan karena itu BBPJN meminta bantuan tambahan dana agar pelaksanaan dapat dikerjakan secepatnya. “Kami akan usulkan dana tersebut ke pusat secepatnya agar pada tahun 2017 setiap pembangunan tambahan dapat dilakukan,” ungkapnya.

Dijelaskan Yohanes, rincian tambahan dana Rp 1,7 triliyun tersebut diantaranya, pembangunan jalan pendekat ke Musi IV, Musi VI, overlay jalan dari Soekarno Hatta ke Jakabaring dan berbagai kegiatan lainnya. Dirinya juga menerangkan, dana tambahan tersebut tentunya berbeda dari dana pembangunan dengan sistem jamak atau multiyears pada tahun 2016 ini, seperti pembangunan Jembatan Musi IV, Musi VI, dan berbagai kegiatan yang dilakukan pada tahun ini.

Baca Juga :   Warga Thailand Dominasi TKA di Palembang

“Untuk tahun 2016 ini, dana untuk pembangunan dengan sistem multiyears yakni sekitar Rp 1,5 triliyun, jadi nantinya dana multiyear tersebut tetap diberikan dan kami mengusulkan penambahan Rp 1,7 triliyun lagi,” terangnya.

Dirinya juga menambahkan, memang perlu adanya penambahan pembangunan agar kondisi jalan di Sumsel dapat lancar. Seperti contoh, pada pembangunan Jembatan Musi VI. Jika tidak dibangun jalan pendekatnya ke Musi VI maka kemacetan akan tetap terjadi. “Nah, pembangunan ini merupakan kebijakan dari BBPJN itu sendiri, kami hanya mengusulkan dana penambahan saja,” ujarnya.

Baca Juga :   Taman Wisata Mangrove Sumsel Siap Saingi Bali

Selain penambahan jalan, dilanjutkan Yohannes, pihaknya bersama pejabat baru pelaksana teknis/balai Kementerian PUPR RI di Sumsel berupaya untuk melakukan pengendalian banjir. “Nah, kalo untuk pengendalian banjir ini kami belum tahu berapa yang diperlukan untuk tambahan, dan dalam waktu dekat akan dibahas bersama pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS),” terangnya.

Disinggung capaian dari BBWS dalam pengendalian banjir di Sumsel selama ini, menurut Yohannes, sudah cukup banyak seperti perluasan Sungai Buah, serta pembebasan lahan untuk kolam retensi di Sungai Bendung. “Ini tentunya membutuhkan dana yang besar,” singkatnya. (wik)





Publisher : awik obsesi

Lihat Juga

Pemprov Sumsel dan OJK Permudah Akses Petani Dapatkan KUR

Palembang, KoranSN Pemerintah Provinsi Sumsel bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pihak terkait lainnya terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.