Perdagangan Narkoba di Asia Meluas di Tengah Pandemi COVID-19



Barang bukti hasil upaya menggagalkan penyelundupan narkoba dari Malaysia. (Foto/Antara/Reuters)

Bangkok, KoranSN

Pengedar narkoba di Asia Timur dan Asia Tenggara menemukan cara untuk menghindari pembatasan COVID-19 untuk meningkatkan perdagangan dan mendiversifikasi produksi, dengan Kamboja muncul sebagai sumber metamfetamin berskala besar, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (10/6/2021).

Perdagangan metamfetamin atau sabu, yang merupakan jenis narkoba paling populer di kedua kawasan itu, mengalami gangguan jangka pendek selama puncak pandemi tetapi pulih ke tingkat yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya, berdasarkan laporan Kantor PBB untuk Urusan Narkoba dan Kejahatan (UNODC).  HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Harvard Perkirakan Virus Corona Menyebar di China Sejak Agustus 2019

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

PBB: Selama 2020 Lebih dari 8.500 Anak Dijadikan Tentara

New York, KoranSN Selama 2020, lebih dari 8.500 anak dijadikan sebagai tentara di berbagai konflik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.