Peredaran Narkoba di Sumsel Mengkhawatirkan





Wakapolda Sumsel, Brigjen Asep Suhendar bersama Asisten 1 Pemprov Sumsel, Akhmad Najib memusnahkan barang bukti sabu dan ekstasi dengan cara diblender. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Peredaran narkoba di wilayah Sumsel saat ini sangat mengkhawatirkan. Hal itu terungkap dari sejumlah kasus dan barang bukti narkoba yang telah diungkap jajaran Direktorat Reserse Nerkoba Polda Sumsel. Demikian dikatakan Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Asep Suhendar Selasa (11/7/2017) usai acara pemusnahan Ganja seberat 13 Kg, sabu 699,26 gram dan ekstasi 559 butir di halamam Mapolda Sumsel.

Diungkapkannya, masuk dan beredarnya narkoba di Sumsel karena Sumsel menjadi wilayah lintasan penyelundupan narkoba yang akan dibawa menuju Jakarta dan kota-kota lainnya. Hal inilah yang dijadikan para jaringan pengedar narkoba untuk menurunkan narkoba lalu diedarkan di Sumsel.

Baca Juga :   KPK Telusuri Pembelian Tanah Oleh Edhy dari Suap Izin Ekspor Benur

“Jadi peredaran narkoba di Sumsel telah mengkhawatirkan, untuk itu kita terus memeranginya dengan terus berupaya menangkap jaringannya mulai dari bandar besar, bandar kecil hingga sampai ke pengedar-pengedarnya. Ini kita lakukan karena narkoba merupakan barang berbahaya yang dapat merusak masa depan generasi muda,” ungkapnya.

Bagikan :

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Panggil Anggota DPRD Bintan Terkait Kasus Cukai

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Anggota DPRD Kabupaten Bintan, Muhammad Yatir untuk penyidikan …