Perempuan dan Anak Rentan Tindak Kekerasan





Sosialisasi Kesetaraan Gender Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (foto-yud/koransn.com)

Muara Enim, KoranSN

Tak dipungkiri lagi, masih banyak kondisi perempuan dan juga anak sebagai kelompok masyarakat yang rentan dari berbagai kekerasan, eksploitasi dan perlakuan diskrimintaif lainnya. Mengingat, masih maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Ir H Hasanudin Msi saat membuka Sosialisasi Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Muara Enim, Kamis (3/8/2017) pukul 09.00 WIB.

Padahal, pada saat ini dapat dilihat dan buktikan bahwa kaum perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara telah menunjukan kemampuan menjadi motor penggerak dan motor perubahan.

“Maka, Pemerintah Kabupaten Muara Enim merasa perlu untuk memberikan penyadaran batapa pentingnya berbagai upaya untuk melindungi perempuan dan anak dari berbagai macam kekerasan dengan melibatkan semua komponen masyarakat,”ungkap Sekda.

Baca Juga :   2022, Pemkab OKI Prioritas Pemulihan Ekonomi & Infrastruktur

Dalam rangka perlindungan anak, lanjut Sekda, anak berhak mendapatkan informasi yang benar tentang kesehatan reproduksi dan melindungi secara fisik dan mental. Namun, realita di lapangan yang terjadi saat ini banyak ditemukan kasus anak yang mengkonsumsi narkoba seperti, ganja, inhelen, heroin, morfin, eksatasi dan sebagainya.

Dijelaskan Sekda, berdasarkan data Badan Nasional (BNN) kasus pemakaian narkoba oleh anak sampai 2007 sudah berjumlah 12.305 orang. Seiring dengan penggunaan narkoba dan sejenisnya diiringi pula dengan penyebaran HIV/AIDS, karena hampir 50 persen penularan HIV dan AIDS dikarenakan penggunaan jarum suntik, kemudian penyebarluasan narkoba semakin mudah karena anak-anak sudah pula menghisap narkoba.

Masih dikatakan Sekda, untuk itulah, anak-anak sebagai generasi penerus perlu diberikan informasi, strategi dan kemampuan untuk mencegah dari bahaya narkoba.

Baca Juga :   Anggota IPSM OKI Wakil Sumsel ke Nasional

“Narkoba, jika masuk ke dalam tubuh akan mempengaruhi tubuh kita terutama susunan saraf pusat atau otak. Sehingga bila disalahgunakan akan menyebabkan gangguan fisik, fsikis, jiwa dan fungsi sosial tidak hanya membahayakan fisik dan emosi tetapi akan mempengaruhi anak untuk bisa terus belajar dengan baik,” kata Sekda.

Adapun narasumber dalam sosialiasi tersebut dari BNN Muara Enim dan Polres Muara Enim. (yud)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Pemkab OI Gelar Seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Pratama

Indralaya, KoranSN Bupati Ogan Ilir (OI) Panca Wijaya Akbar melalui Wakil Bupati H Ardani membuka …