Peretas SolarWinds Curi Data Kebijakan Sanksi AS





Ilustrasi. (Foto-Antara)

Jakarta, KoranSN

Kelompok peretas yang menggunakan perangkat lunak Microsoft dan SolarWinds untuk menyusup ke biro federal Amerika Serikat belakangan ini diketahui juga mencuri data tentang kebijakan sanksi terhadap individu Rusia dan kebijakan AS untuk menangani COVID-19.

Salah seorang sumber yang dikutip Reuters menyatakan peretas juga mendapatkan informasi tentang investigasi kontra-intelijen, yang dia sebut sebagai salah satu hal terburuk.

Laporan sebelumnya menyebutkan peretas menerobos jaringan Departemen Kehakiman dan membaca surat elektronik di Departemen Keuangan, Departemen Perdagangan dan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS.

Baca Juga :   Aminah Cendrakasih Tetap Berpuasa Meski Sakit

Setidaknya ada sembilan biro federal yang diretas. Peretas juga mencuri sertifikat digital untuk meyakinkan komputer bahwa perangkat lunak adalah sah. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Survei Markplus: Produk Fesyen Lokal jadi Favorit di “E-commerce”

Jakarta, KoranSN Head of High-Tech, Property & Consumer Goods MarkPlus, Rhesa Dwi Prabowo, menilai produk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.