Peringatan Maulid Nabi dengan Protokol Kesehatan





“Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir sehingga tidak ada nabi setelahnya. Rosululloh adalah suri tauladan yang baik untuk umat manusia dan semoga kita nanti mendapatkan syafaat di hari akhir,” ungkap dia menambahkan.

Sekdes Dwika juga menambahkan agar seluruh masyarakat yang hadir tetap dapat menjaga Ukhuwah Islamiah dan juga tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, selain itu juga masyarakat harus terus meneladani jejak Rasulullah SAW.

“Dengan melaksanakan kegiatan keagamaan seperti memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tentunya bisa menambah keimanan kita, sehingga keimanan umat Islam tetap teguh kepada Allah SWT,” tandas dia.

Baca Juga :   Nakes Covid-19 di Banyuasin Dapat Insentif

Sementara Penceramah kondang Ustadz Fandarfin dalam tausiyahnya mengambil tema perjalanan Baginda Junjungan Alam Nabi besar Muhamad SAW dalam mensiarkan islam dan pesannya kepada jemaah yang hadir selalu berselawat dan Menguatkan persatuan kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW. (sir)





Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kerja Sama Dengan PGN, Warga Kecamatan Talang Kelapa Segera Nikmati Jargas Rumah Tangga

Pangkalan Balai, KoranSN Pemerintah Kabupaten Banyuasin melaksanakan Penandatanganan Momerantum of Understanding (MoU) dengan PT. Perusahaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!