Peringati Hari Peduli Sampah, Puluhan Pemuda Tanah Abang Pungut Sampah dan Tanam Pohon

SAMPAH – Tampak Hanar Dono (helem kuning) turun langsung memunguti sampah bersama puluhan siswa memungut sampah dan menanam pohon. (Foto-Anas/Koransn)

PALI, KoranSN

Memperingati Hari Peduli Sampah yang jatuh pada 21 Februari kemarin, puluhan pemuda yang berada di Desa Tanah Abang Jaya Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI melakukan penanaman pohon dan pemungutan sampah di desa setempat, kemarin (22/2/2017). Bahkan beberapa desa tetangga juga menjadi sasaran dari puluhan pemuda untuk dipungut sampahnya.

Puluhan pemuda tersebut terdiri dari siswa tingkat SMA, organisasi pemuda, serta anggota Pramuka. Hanar Dono (35), warga setempat yang merupakan pencetus dari kegiatan tersebut mengungkapkan, kegiatan tersebut tidak hanya sebagai memperingati hari peduli sampah, namun juga mengajarkan kepada generasi pemuda untuk mencintai lingkungan.

“Kita libatkan unsur siswa dan pemuda, agar pikiran mereka terbuka tentang pentingnya mejaga dan melestarikan bumi ini. Kebersamaan dan sikap gotong royong akan tertanam dijiwa mereka jika mereka melakukannya dengan ihklas,” jelas Hanar  ketika dibincangi sejumlah media.

Selain memunguti sampah, lanjutnya, kegiatan juga diteruskan dengan menanam pohon. “Kegiatannya hanya mungutin sampah dan setelah itu menanam pohon seperti Babang Lanang, Mahoni, Ketapang Kencana dan Kaliandra, selain melestarikan lingkungan pohon-pohon ini mampu menyerap racun dan zat CO2,” terang sesaat setelah melakukan kegiatan tanam pohon dipinggir perairan desa Tanah abang jaya.

Baca Juga :   Warga PALI Kesulitan Air Bersih

Menurut Hanar, kegiatan ini tak hanya membuka kesadaran kaum muda, tapi juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat di desa yang dinobatkan sebagai kampung iklim tersebut.

“Masyarakat disini (Tanah abang jaya, red) sudah berangsur-angsur sadar dan terbuka pikirannya untuk melestarikan lingkungan dan menjaga kebersihan setelah dinobatkan sebagai kampung iklim. Nantinya harapan kita akan banyak muncul desa-desa lain yang bersinergi seperti ini. Akan banyak yang berlomba untuk melestarikan dan kebersihan lingkungan desanya. Intinya mengapa kita ajak pemuda, agar lebih muda menerapkan pola-pola perilaku yang baik, dari pemuda untuk bangsa,” harapnya, seraya mengucapkan terimakasih kepada semua unsur dan elemen yang terlibat dalam kegiatan ini.

Ditempat yang sama, Tarisa (16) salah seorang peserta pelajar SMA N 1 Tanah Abang, yang tergabung dalam organisasi Siswa Pencinta Alam (Sispala), mengaku selalu mengikuti setiap kegiatan dan pembelajaran terkait lingkungan dan alam.

“Kita banyak belajar tentang kepedulian terhadap lingkungan, membuka kesadaran akan pentingan melestarikan lingkungan. Selain kita lakukan kegiatan bersih-bersih, kita juga melakukan penanaman pohon di sekitar perairan, tujuannya untuk menyimpan air menyerap kadar racun di udara. Kami merasa senang dan berharap akan ada banyak pemuda yang berfikiran positif untuk melakukan hal baik demi kembersamaan,” ujarnya.

Baca Juga :   Muara Belida Jadi Kawasan Perikanan Air Tawar Terpadu

Selain Tarisa, hal senada juga disampaikan Angga Madri (23) yang tergabung di karang taruma desa Tanah Abang. Dirinya merasa sangat bangga dengan adanya kegiatan seperti ini.

“Kita sealau rutin melakukan kegiatan kebersihan ini, bangganya kita itu terutama dengan diri sendiri. Karena, dari hal kecil seperti ini, memungut sampah dan menanam pohon, mampu memberikan dampak yang besar bagi seluruh masyarakat disini. Andaikan kita biarkan dan acuh terhadap sampah, tidak terbayang bagaimana keadaan kita saat ini, kumuh, kotor, dan menjadi sarang tombulnya penyakit. Maka dari itu kita harus peduli dan perhatian terhadap lingkungan,” tukasnya. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Kopi Jadi Program Prioritas Pemkot Pagaralam

Pagaralam, KoranSN Kopi merupakan komoditi perkebunan andalan yang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Kota Pagaralam sejak …