Permintaan Semen di Sumbangsel Tinggi







Jobi Triananda Hasjim (Kiri) Gantikan Rahmad Pribadi sebagai Direktur Utama PT Semen Baturaja. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembangm koranSN

Jobi Triananda Hasjim, Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Gas Negara (PGN) saat ini dipercaya memimpin PT Semen Baturaja (SB) (Persero) Tbk mengantikan Dirut PT SB sebelumnya, Rahmad Pribadi. Hal tersebut terungkap saat Jobi meminta dukungan semua pihak dalam acara pisah sambut di Hotel Aryaduta, Selasa (30/10/2018) malam.

Dalam kesempatan tersebut Jobi mengucapkan terima kasih kepada semua pejabat sebelumnya dan semua pihak termasuk stakeholder dan mitra kerja yang memberikan kontribusi bagi kemajuan PT SB.

“Kita akan bangun perusahaan ini agar mampu bersaing tidak hanya di lingkup pulau Sumatera saja namun juga ke seluruh Indonesia.

Hal ini dapat terwujud jika ada komitmen, kerja keras dan disiplin dari seluruh elemen, yang mendukung,”tegasnya.

Sementara itu, Corporate Secretary PT SB, Basthony Santri, menjelaskan, permintaan semen untuk wilayah Sumbagsel cukup tinggi bahkan data dari asosiasi semester pertama mencapai 2.945.142 ton atau naik 12,4 persen dibanding tahun lalu. Di Sumatra mencapai 6.481.428 ton meningkat sebesar 7,5 persen.

Baca Juga :   Kotawaringin Timur Ingin APBD Meroket Imbas Disahkannya UU HKPD

“Di Semen Baturaja sendiri volume penjualan mengalami pertumbuhan di seluruh wilayah pemasaran Sumsel, Lampung, Jambi Bengkulu hingga Bangka Belitung,” katanya.

Meski kondisi oversupply masih berlanjut pada tahun ini dikatakannya, pihaknya tetap mendominasi dan terus tumbuh di Sumsel.

Bahkan di Lampung, menurut Basthony, sejak Februari 2018, SMBR berhasil merebut posisi market leader.

Melalui strategi perseroan yang efektif, Basthony menjelaskan pihaknya berhasil meningkatkan penjualan di Jambi sebesar 112 % dan juga ekspansi ke Bangka Belitung sejak November 2017.

“Saat ini market share telah mencapai 6 %,”jelasnya.

Terkait kinerja volume penjualan domestik ditambahkannya, PT SB mencatat pertumbuhan volume tertinggi. Pencapaian tersebut antara lain karena penjualan semen curah yang tinggi di wilayah Sumbagsel.

Baca Juga :   Musim Tanam, Stok Pupuk Tersedia Sesuai Ketentuan

Basthony menekankan jika PT SB memimpin industri semen dalam pertumbuhan penjualan, pendapatan dan EBITDA Margin. PT SB berhasil meningkatkan EBITDA margin meskipun harga bahan baku dan penolong seperti batubara dan lainnya naik.

Peningkatan efisiensi produksi menurut Basthony mampu meningkatkan EBITDA margin Semester I tahun 2018. Laba sebelum pajak dan laba berjalan Semester pertama tahun 2018 menurut Basthony tertekan akibat biaya bunga kredit investasi Pabrik Baturaja.

Basthony menekankan jika neraca keuangan PT SB masih terjaga dengan baik. Rasio Debt to Equity Ratio (DER) masih berada pada level 54 persen. Selain itu, total liabilitas juga naik sebesar 13 persen yang berasal dari penarikan Medium Terms Notes (MTN) sebesar Rp400 miliar pada Februari 2018.

“Digunakan untuk mendanai proyek Pabrik Baturaja II,” katanya. (ima)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Maksimalkan Layanan Digital, Bank Sumsel Babel Ajak Nasabahnya Gunakan Internet Banking

Palembang, KoranSN Sebagai bank yang mempunyai visi menjadi bank terkemuka dan terpercaya dengan kinerja unggul …

error: Content is protected !!