Pertamina Bantah Pencurian Sering Terjadi di Areal Kilang

Area Manager Comm & Relations Sumbagsel Pertamina, Muhammad Roby Hervindo (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Area Manager Comm & Relations Sumbagsel Pertamina, Muhammad Roby Hervindo, Rabu (14/6/2017) menjelaskan, tidak benar jika di areal kilang minyak Pertamina Ru III yang berlokasi di Jalan Beringin Komplek Pertamina Plaju sering terjadi aksi pencurian.

Menurutnya, aksi pencurian tidak sering terjadi di areal kilang, meskipun terjadi itu bukan di dalam kawasan kilang melainkan berlokasi di luar area kilang. Hal ini dapat dilihat dari sedikitnya kasus pencurian yang terjadi di kilang Pertamina Plaju.

“Bisa saya konfirmasikan jika tindakan pencurian tidak sering terjadi. Sedikit kasus yang terjadi, itupun berlokasi di luar area kilang,” katanya saat dikonfirmasi Suara Nusantara.

Dijelaskannya, aksi pencurian bisa dikatakan jarang terjadi karena untuk keluar dan masuk area kilang tidak mudah, harus dilengkapi kartu ID elektronik khusus, dan harusmengenakan seragam alat pengaman diri.

“Tak hanya itu, masuk area kilang juga harus melewati pemeriksaan oleh sekuriti, jadi kecil kemungkinan aksi pencurian terjadi,” terang Roby.

Jadi, sambung Roby, isu atau opini dikalangan masyarakat yang mengatakan jika kilang minyak di areal Pertamina Plaju sering terjadi pencurian, itu tidak benar. “Itu tidak benar,” tegasnya.

Baca Juga :   Ketua ICMI Kota Palembang Dilantik

Opini masyarakat muncul, setelah Senin lalu (12/6/2017) sekitar pukul 13.30 WIB, warga dihebohkan dengan penemuan sesosok jenazah pria terkapar di areal Kilang Pertamina Ru III di Jalan Beringin Komplek Pertamina Plaju.

Jenazah yang diketahui bukan seorang karyawan atau pekerja mitra Pertamina di areal Kilang Pertamina Ru III tersebut diduga merupakan orang luar yang hendak melakukan pencurian diarea kilang.

Karena menurut pihak Pertamina saat ditemukannya jenazah tersebut, beberapa hari sebelumnya tepatnya, Kamis malam lalu (8/6/2017) security di areal kilang minyak Pertamina mendapati tiga orang yang menyusup masuk ke area kilang. Namun hingga kini dirinya belum mengetahui apa tujuan mereka masuk ke areal kilang, sementara areal kilang seharusnya tidak boleh dimasuki oleh orang yang tidak berkepentingan.

“Menurut penjelasan security yang mendapati orang itu jika gelagat mereka sepertinya menunjukan niat yang tidak baik. Ketika security kita mencoba mendekati, mereka berhasil lolos. Namun satu orang lagi saat dicari tak ditemui dan saat ini tiba-tiba para pekerja heboh jika menemukan sesosok jenazah terkapar,” ujar Roby saat jenazah pertama kali ditemukan.

Baca Juga :   Ujicoba Laga Bhayangkara Sriwijaya FC Vs David FC Dimenangkan Bhayangkara dengan Skor 3-0

Terpisah Kepala SPKT Polresta Palembang, Ipda Denni yang membawa jenazah tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara (RS) Palembang mengungkapkan, jenazah tersebut ditemukan di dalam saluran air yang berada di kawasan kilang minyak Pertamina Plaju. Saat ditemukan jenazah dalam kondisi tertelungkup.

Masih dikatakan Denni, belum diketahui apakah jenazah itu merupakan korban pembunuhan atau tidak. Untuk itulah usai ditemukan jenazah tersebut dibawa ke ruang forensik RS Bhayangkara Palembang guna dilakukan visum.

“Belum diketahui apakah ada tanda kekerasan atau tidak, tapi diduga jenazah telah empat hari meninggal dunia. Hal tersebut dikarenakan dari jenazah tersebut telah mengeluarkan aroma yang tak sedap. Terkait penemuan jenazah ini, penyidik Sat Reskrim Polresta Palembang sedang melakukan penyelidikan,” tandasnya. (den/ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Butuh Lima Kendaraan Dinas, Bawaslu Palembang Minta Bantuan ke Pemkot

Palembang, KoranSN Guna memaksimalkan kinerja selaku badan pengawasan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Palembang …