Perusahaan Muddai Madang Dapat Saham 85 Persen, BUMD PDPDE Sumsel Hanya 15 Persen





Ketiga saksi saat disumpah dalam sidang dugaan korupsi PDPDE Sumsel di Pengadilan Tipikor Palembang. (Foto-Antara)

Palembang, KoranSN

Suryadi mantan Staf Ahli Hukum dan Administrasi di BUMD Pemprov Sumsel PDPDE Sumsel, Kamis (17/2/2022) menjadi saksi Alex Noerdin (mantan Gubernur Sumsel) dan Caca Isa Saleh S (Direktur Utama PDPDE Sumsel sejak tahun 2008 dan juga merangkap sebagai Dirut PT PDPDE Gas tahun sejak 2010), terdakwa dugaan kasus korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD PDPDE Sumsel tahun 2010-2019 di Pengadilan Tipikor Palembang.

Baca Juga :   KPK Agendakan Pemeriksaan Bupati Muba, Istri serta 4 Unsur Pimpinan DPRD

Di persidangan, Suryadi mengatakan, sebagai Staf Ahli Hukum di BUMD Pemprov Sumsel PDPDE Sumsel, dirinya kala itu memberikan saran dan pendapat terhadap masalah hukum yang dihadapi perusahaan daerah, dan memberikan nasihat persoalan hukum yang dihadapi BUMD PDPDE Sumsel.

“Ketika itu ada perjanjian kerjasama antara BUMD PDPDE Sumsel dengan perusahan milik Muddai Madang (terdakwa berkas terpisah), yakni PT DKLN membentuk PT PDPDE Gas untuk melakukan pengelolaan dan penjulan gas di JOB Jambi Merang. Dari kerjasama ini, yang saham terbesar yakni PT DKLN yakni 85 persen. Sedangkan BUMD PDPDE Sumsel hanya mendapat bagian 15 persen,” ungkapnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Kapolresta: Kantor Abu Tours Palembang Dijaga Pihak Kepolisian





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pembakar Lahan di Muara Enim Ditangkap

Palembang, KoranSN Pihak kepolisian Polsek Rambang Dangku Polres Muara Enim telah menangkap tersangka pembakaran lahan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!