Petani di Purwakarta Kesulitan Air Akibat Proyek Pembangkit Listrik









“Sekarang saja masih ada hujan air surut dan tidak sampai ke sawah. Apalagi nanti musim kemarau pasti lebih parah,” ujarnya.

Epet menjelaskan terdapat proyek kincir air milik seorang pengusaha asal Jakarta. Listrik yang dihasilkan kemudian dijual ke PLN.

Sementara sawah sudah duluan, ada jauh sebelum proyek tersebut berdiri. Selain itu sawah dikelola oleh warga setempat, sedangkan proyek kincir milik perusahaan dari luar daerah.

“Air sungai dibendung jadi sungai kering. Air dibelokin ke kincir terus dibuang jadi tidak ke sawah,” katanya.

Baca Juga :   Mentan Minta Petani Padi di Sultra Bisa Panen Hingga 8 Ton per Hektare

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi yang mendapat laporan sawah di daerahnya kekeringan langsung melakukan pengecekan ke lokasi.

Setelah ditelusuri, benar saja air dari sungai dibendung dan dialirkan melalui saluran menuju kincir pembangkit listrik. Sementara aliran sungai yang sudah ada dibiarkan mengering sehingga berimbas pada sawah warga. HALAMAN SELANJUTNYA>>











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pelindo Edukasi Nelayan di Benoa Bali Untuk Wisata Taksi Air

Denpasar, KoranSN PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Sub Regional III Bali Nusa Tenggara mengedukasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!