Petani di Semende Butuh Modal

Petani di Semende membutuhkan perhatian pemerintah. (foto-yudi/koransn.com)

Muara Enim, KoranSN

Wilayah Semende merupakan salah satu penghasil pertanian khsususnya, tanaman holtikultura, hanya saja, sebagian petani mengeluhkan modal yang minim untuk menggarap lahan yang masih terbentang luas.

Harapan, para petani di Semende agar pemerintah daerah memperhatikan nasib mereka. Kalau, ada bantuan permodalan, tentunya, dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian mereka.

khususnya di Desa Pelakat Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) Kabupaten Muara Enim belum bisa maksimal dalam membuka lahan pertanian karena masih terkendala modal untuk menggarap lahan yang lebih luas. Karena itu mereka berharap agar pemerintah atau pihak swasta dapat memberikan bantuan modal.

Padahal, hamparan tanaman holtikultura yang di kembangkan masyarakat di Lereng Bukit Barisan tepatnya di Desa Pelakat Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) Kabupaten Muara Enim sangat mempesona.
Hasbullah (35) salah seorang petani sayur desa Datar Lebar, mengatakan bahwa tanaman yang dikekembangkan saat ini

berupa tanamanan holtikultura. Diakuinya, dia sangat membutuhkan permodalan untuk menggarap lahan tanamannya.
Kondisi alam perbukitan dengan cuaca sejuk membuat berbagai tanaman yang dibudidayakan para petani tersebut sangat menjanjikan. Namun dibalik itu semua para petani sayur tersebut belum bisa mengembangkan tanaman lebih luas karena masih minimnya modal.

Dilahannya, ditanami berbagai jenis sayuran seperti cabe, kubis, sawi daun bawang, kentang, tomat. Hasilnya, guna memenuhi kebutuhan keluarga.

Baca Juga :   Bupati dan Dandim 0404 Muara Enim Bagikan Hadiah Berburu Babi dan Tikus

Disamping itu kata asbul, yang lebih memberatkan lagi adalah biaya untuk menggarap lahan sangat tinggi yakni sekitar 20 juta perhektar dikarenakan lahan yang dibuka tersebut dulunya merupakan lahan tidur yang masih di penuhi pepohonan dan semak-semak belukar.

“Kami petani di Semende ini berharap kepada pemerintah atau pihak swasta kiranya dapat mencarikan solusi agar petani sayur mayur ini dapat di bantu baik berupa uang dengan pinjaman yang bunganya tidak terlalu tinggi maupun bantuan alat-alat pertanian seperti handtractor, alat semprot, obat-obatan, racun hama dan lainnya,”pintanya. (yud)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kasi Datun dan Kasi PB3R Kejari PALI Berganti

PALI, KoranSN Terjadi rotasi di lingkungan Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI (Kejari PALI). Hal itu tampak …

error: Content is protected !!