Petani Padi Organik di PALI Butuh Bantuan





“Manfaat kelola padi tanpa bahan kimia sudah mulai dirasakan petani. Memang perlu proses dan ketelatenan, namun nilai lebihnya biaya pengelolaan lebih hemat dan hasil panen lebih sehat,” ujar Rahmat.

Terpisah, Teguh Eko Sutrisno Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) kabupaten PALI, menyatakan pihaknya siap membantu petani dalam penjualan padi organik.

Tetapi Teguh menyarankan petani padi organik di PALI, masuk pendataan di Disdagperin PALI supaya terdaftar agar kedepan bisa ikut program-program lanjutan baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Baca Juga :   Pos Penjagaan di PALI Lengang, Pemudik tak Terpantau

“Saat ini kita tengah pendataan Industri Kecil Menengah (IKM), harapan kami petani padi organik masuk data itu sehingga bisa diikutsertakan pada program selanjutnya. Untuk pemasaran, kita akan bawa sampel produk petani setiap ada event atau pameran baik tingkat provinsi maupun nasional apabila petani sudah terdata,” ungkap Teguh.

Sama halnya disampaikan Raden Abdurrohman, Kepala Dinas Koperasi dan UKM kabupaten PALI yang juga siap membantu packaging atau kemasan. HALAMAN SELANJUTNYA>>





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Delapan Tahun Berdiri, Dirut PT SBS Apresiasi Seluruh Karyawan

Muara Enim, KoranSN PT Satria Bahana Sarana (SBS) yang merupakan grup PT Bukit Asam Tbk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!