Petani Sulbar Tolak Permendag Nomor 06 Tahun 2022





Aliansi petani dan mahasiswa di Provinsi Sulawesi Barat mendatangi Kantor DPRD Provinsi Sulbar, Mamuju, Selasa (15/2/2022). (Foto-Antara)

Mamuju, KoranSN

Aliansi petani dan mahasiswa di Provinsi Sulawesi Barat menyatakan menolak pemberlakuan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 06 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Sawit.

Ratusan aliansi petani dan mahasiswa tergabung dalam Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Sulbar, Front Perjuangan Pemuda Indonsia (FPPI) Provinsi Sulbar, dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju mendatangi Kantor DPRD Provinsi Sulbar, Mamuju, Selasa (15/2/2022).

Baca Juga :   Polres Bangka Barat Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Dalam aksinya, mereka menolak permendag tersebut karena merugikan masyarakat Indonesia sebagai konsumen minyak goreng meskipun kebijakan itu di satu sisi membuat harga tandan buah segar (TBS) sawit akan melambung.

Menurut Sekretaris Apkasindo Sulbar Andi Tahmid, semestinya Pemerintah mengkaji secara komprehensif tentang kebijakan tersebut agar tidak menimbulkan masalah, misalnya harga minyak goreng yang mahal yang akan merugikan petani sawit. HALAMAN SELANJUTNYA>>





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Puluhan Rumah di Pedalaman Aceh Timur Terendam Banjir

Banda Aceh, KoranSN Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur menyatakan puluhan rumah di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!